Ketiga Delta Mania itu adalah Ismail Marzuki (32) asal Krian, Joko Suprayitno alias Alex (28) asal Krembung dan Sulaiman (24) asal Krian.
Mereka yang didampingi kawan-kawannya ini tiduran di tribun alun-alun, yang lokasinya berada di depan pendopo kabupaten yang juga rumah dinas bupati. Mereka nekat mogok makan itu karena merasa prihatin atas degradasinya Deltras dan bentuk protes kepada bupati sebagai ketua umum Deltras yang tidak bertanggungjawab atas kelangsungan tim kesayangan Sidoarjo.
"Kita sudah kirim surat tiga kali ke bupati untuk memohon bertemu membicarakan nasib Deltras. Namun tidak ada tanggapan sama sekali hingga hari ini," kata Sutris, Koordinator Aksi Mogok Makan dan Minum untuk Deltras saat menemani ketiga peserta aksi.
Aksi tersebut kata dia, akan terus berlangsung hingga bupati menemuinya dan memberikan kepastian untuk mendorong Deltras kembali berprestasi. "Kita mempertanyakan keseriusan bupati. Apa masih mampu atau tidak, jangan sampai menjelang berakhir masa jabatannya namun Deltras ditelantarkan," katanya.
Dalam aksi itu, Delta Mania juga menempel sejumlah poster di sekitar lokasi mogok makan. Diantaranya: 'Demi Deltras Nyawapun Jadi Taruhan', 'Deltras Hiburan Rakyat SDA', Sidoarjo Hampa Tanpa Deltras di ISL','Aksi ini akan terus berlanjut hingga bupati menemui', 'Bupati Apa Salah DeltaMania?', 'Jangan Bunuh Hiburan Rakyat' serta 'Kemana Bupatiku!'.
Pantauan detiksurabaya.com hingga pukul 21.30 WIB, ketiga Delta Mania tersebut sudah terlihat lemas. Mereka memilih tidur-tiduran berasal terpal dan kain spanduk. Untuk memeriksa kondisi fisik ketiganya, seorang dokter sempat datang melakukan monitoring. (gik/gik)










































