Rampas Motor Pelajar, Imam Tewas Dihakimi Massa

Rampas Motor Pelajar, Imam Tewas Dihakimi Massa

- detikNews
Sabtu, 02 Mei 2009 14:56 WIB
Malang - Nekat merampas motor milik seorang pelajar, Imam Syafi'i (26), warga Desa Talok, Kecamatan Turen, tewas dihakimi massa. Pelaku dikeroyok warga setelah korban berteriak saat motornya dirampas.

Sebelum meninggal, pelaku yang diketahui residivis ini sempat menjalani pengobatan medis di Rumah Sakit Islam Gondanglegi, Kabupaten Malang. Dia mengalami luka cukup parah di bagian kepala, dan akhirnya meninggal dunia, Sabtu (2/5/2009).

Aksi main hakim yang dilakukan warga terjadi saat pelaku bersama rekannya merampas motor Honda Supra 125 bernopol N 3344 FN, milik Kasifatil Chalimah (17), warga Tawangrejeni, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Chalimah saat itu hendak menjemput adiknya di depan Madrasah Tsanawiyah Jalan Sepanjang, Gondanglegi.

Merasa menjadi korban perampasan, pelajar SMU swasta di Gondanglegi ini berteriak meminta pertolongan. Begitu mendengar teriakan itu, warga pun segera mengejar pelaku dan berhasil menangkapnya. Akibatnya, satu pelaku berhasil kabur, dan satu pelaku lainnya menjadi bulan-bulanan warga.

"Warga berhasil menangkap pelaku bersama barang bukti. Tapi rekan pelaku berhasil kabur," ujar Kapolsek Gondanglegi AKP Sahraku pada wartawan di Mapolsek Gondanglegi.

Mantan Kapolsek Kromengan ini menambahkan, setelah diamankan pelaku langsung dibawa ke RSI Gondanglegi karena mengalami luka cukup parah di bagian kepala.

Kini lanjut Sahraku, pihaknya masih menyelidiki untuk mengetahui identitas rekan pelaku. "Korban baru keluar dari penjara karena terlibat kasus perampokan," ujarnya.

(bdh/bdh)
Berita Terkait