Kedapatan Bawa Bom, Dua PLM Ditangkap Satpolair

Kedapatan Bawa Bom, Dua PLM Ditangkap Satpolair

- detikNews
Jumat, 20 Mar 2009 13:48 WIB
Kedapatan Bawa Bom, Dua PLM Ditangkap Satpolair
Sumenep - Satpolair Kalianget, Sumenep, Madura menangkap 2 Perahu Layar Motor (PLM) yakni PLM Sampurna dan PLM Riski di Perairan Pulau Kangean.

PLM Sampurna yang dinahkodai Mahmudi dan PLM Riski yang dinahkodai Nasir, keduanya warga Pulau Tengah Kecamatan Raas diketahui membawa bom ikan dan sejumlah bahan peledak berupa detonator masing-masing PLM 50 buah dan TNT (bahan untuk peledak) sekitar 6 ons.

Selain itu, juga ditemukan sumbu berupa kabel dan setiap PLM membawa 6 meter serta 20 kilogram pupuk urea untuk bahan campuran bom ikan yang sudah biasa dilakukan oleh 2 PLM tersebut.

Barang bukti lain yang diamankan petugas yakni sejumlah alat selam dan konpresor, semuanya kini diamankan di kantor Satpolair Kalianget, Sumenep, sejak Jumat (20/3/2009) pagi.

Kasatpolair Kalianget, AKP Aryanto Agus Subekti menjelaskan, 2 PLM kepergok petugas usai mengisi es di Perairan Kangean. Saat dilakukan penggeledahan, di dalam 2 PLM tersebut kedapatan sejumlah barang bukti berupa bom ikan dan bahan peledak lainnya.

"Ke-2 PLM dan ABK-nya langsung kita amankan," terang Agus kepada wartawan di kantornya, Jalan Pelabuhan Kalianget, Sumenep.

Para tersangka bakal dijerat UU Darurat Nomor 12/1951 sub UU 31/2004 tentang perikanan. "Ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara," tegasnya.

Seemntara nama-nama anak buah kapal (ABK) PLM Sampurna yang dinahkodai Mahmudi sebanyak 6 orang, yakni Junir, Arif, Samsul, Silan, Jito, dan Lakbi. Sedangkan PLM Riski yang dinahkodai Nasir, jumlah ABK-nya 7 orang yakni Sunaryo, Ahmad, Sakrani, Israna, Tolak, Matrasi dan Matnasir, semua ABK warga Pulau Tengah Kecamatan Raas, Sumenep.
(fat/fat)
Berita Terkait