Empat sekolah yang diliburkan itu yakni SMPN I Kwadungan, SDN Simo, SDN 1 Kwadungan dan SD Desa Dinden. Meski baru merendam teras dengan ketinggian 5 cm, pihak sekolah langsung meliburkan para muridnya.
"Keputusan itu karena melihat kondisi banjir yang tidak membaik. Lebih baik siswa diliburkan dan belajar di rumah," kata Sekretaris Camat Kwadungan, Pardjono kepada detiksurabaya.com, Sabtu (31/1/2009).
Sementara, kata dia, jumlah murid yang dipulangkan sebanyak 400 anak SMP dan siswa sekolah dasar sekitar 200 orang. Selain membanjiri sekolah-sekolah, sedikitnya 50 hektar sawah di Ngawi juga terendam banjir dan membuat gagal panen. Sedangkan dari pantauan detiksurabaya.com, kondisi banjir di lima desa saat ini mencapai ketinggian 30-50 cm.
Sedangkan satlak Kecamatan Kwadungan telah turun ke lapangan menggunakan perahu karet, memantau rumah yang mulai terendam air. Dan arus lalu lintas Ngawi-Madiun masih ditutup total dan dialihkan melalui Magetan. (fat/fat)










































