Keenam desa yang terendam banjir, yaitu Desa Modongan, Sasap, dan Sambiroto, Kecamatan Sooko, serta Desa Banjaragung, Sugihan, dan Genengan, Kecamatan Puri.
Dari pengamatan detiksurabaya.com hingga pukul 21.30 WIB, banjir tersebut cenderung meninggi.
Bahkan di kawasan Desa Modongan, banjir menerjang jalan penghubung Kecamatan Sooko, Mojokerto menuju Kecamatan Sumobito, Jombang. Banyak sepeda motor yang mogok, karena melintas luapan air tersebut.
Di Desa Modongan, sebuah Puskesmas Pembantu, SMP Negeri II dan SDN Modongan juga terendam banjir. Beruntung saja, tidak ada aktivitas di lokasi kesehatan dan pendidikan itu, sehingga tidak ada korban jiwa.
Di kawasan ini, warung-warung di pinggir jalan, juga banyak yang terendam air. Sebagian permukiman penduduk, juga diterjang banjir. "Banjir ini karena hujan lebat dan sungai tak bisa menampung," kata Mujiono, penduduk Desa Modongan.
Sementara di Desa Genengan, Kecamatan Puri, banjir mencapai ketinggian sekitar 40 sentimeter. Namun demikian, warga belum mengungsi. Warga memilih bertahan dan baru mengungsi jika ketinggian air sudah melebihi pinggang orang dewasa. (bdh/bdh)










































