Ratusan Warga Kediri Terjangkit Chikungunya

Ratusan Warga Kediri Terjangkit Chikungunya

- detikNews
Kamis, 11 Des 2008 12:17 WIB
Ratusan Warga Kediri Terjangkit Chikungunya
Kediri - Ratusan warga di dua lingkungan, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri terjangkit chikungunya. Hingga satu minggu, kondisi mereka belum mendapat perhatian dari Dinas Kesehatan setempat.

Dua lingkungan yang warganya terjangkit chikungunya yakni Lingkungan Lebak dan Tumpang. Total warga yang terjangkiti diperkirakan lebih dari 200 orang.

"Di RT saya saja laporan yang masuk ada 57 orang. Lha di Kelurahan Pojok ini ada 4 RT. Kalu ditotal kemungkinan lebih dari 200 orang yang sakit," ujar Ketua RT 23, Lingkungan Lebak, Wardi (56) kepada detiksurabaya.com saat ditemui di rumahnya, Kamis (11/12/2008).

Wardi yang saat ini juga terjangkit chikungunya mengungkapkan, laporan yang diterima dari warga menyebutkan, bahwa mereka sudah terkangkit sejak 6 hari lalu.

"Awalnya dari lingkungan sebelah utara, yang kebetulan dekat dengan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Lebak Tumpang. Sejak saat itu penyebarannya cepat sekali," imbuhnya.

Sementara Siti Aminah (36), salah satu warga Lingkungan Tumpang yang juga terjangkit chikungunya mengaku, gejala yang dirasakan yakni rasa ngilu di seluruh persendian. Selain itu demam dan bengkak di sekujur badan.

"Badan ini kalau digunakan berjalan rasanya sakit semua. Saya saja nggak bisa jalan, nggak bisa apa-apa sekitar 2 hari," ujarnya.

Wanita yang berprofesi sebagai buruh pabrik itu menjelaskan untuk menyembuhkan sakitnya, dia harus mengeluarkan biaya lebih dari Rp 100 ribu.

"Saya sendiri berobat habis sekitar Rp 50 ribu. Lha di rumah saya ada dua yang sakitnya sama. Kebetulan juga di sini kalau berobat harus ke rumah sakit, karena puskesmasnya sering tutup," kata Siti.

Yang memprihatinkan, meski serangan chikungunnya ini terjadi hampir seminggu lalu. Hingga saat ini belum ada perhatian dari Dinas Kesehatan Kota Kediri.

"Saya saja dengar ada chikungunya dari sampeyan. Tempatnya yang sebelah mana itu. Jujur, kami belum menerima adanya laporan mengenai serangan chikungunnya di sana," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, Dr Gatot Widhiantoro saat dikonfirmasi detiksurabaya.com melalui telepon selulernya.

Meski begitu, Gatot mengaku akan segera menerjunkan stafnya untuk memantau terjadinya serangan penyakit chikungunya. "Yang jelas bila diperlukan foging, kami secepatnya akan melakukan," ujar Gatot. (fat/fat)
Berita Terkait