Warga yang antusias mengantre dan ingin mendapatkan daging kurban membuat pagar pintu sekolah roboh. Ketua Panitia Pelaksanaan Kurban Abdul Muin membenarkan bahwa pintu pagar yang terbuat dari besi roboh karena antusias warga untuk mendapatkan daging kurban.
"Sebenarnya kita sudah sediakan pengamanan untuk antisipasi kasus Pasuruan. Yakni dilengkapi 8 anggota brimob serta kepolisian Polresta. Namun karena kondisi jalan sempit dan ratusan warga antusias akhirnya pagar roboh," jelas Abdul kepada detiksurabaya.com, Senin (8/12/2008).
Abdul mengaku, meski pagar roboh namun sudah dapat diatasi dengan memasang lagi pintu pagar sekolah.
Dia menambahkan, dalam pelaksanaan kurban ini pihaknya telah menyebar 1.155 kupon kepada warga sekitar Jalan Panglima Sudirman. Bahkan pihak panitia juga menyediakan 900 bungkus daging kurban bagi warga luar kota yang ingin mendapat jatah.
Dalam pembagian daging kurban, pihak sekolah PSM telah mengerahkan 80 anggota panitia. Sementara dari pantauan detiksurabaya.com hingga pukul 15.45 WIB arus lalu lintas di Jalan Panglima Sudirnan tampak macet. Pasalnya, puluhan warga masih rela mengantre demi mendapat daging kurban 5 ons tersebut sedangkan 3/4 bahu ruas jalan sendiri digunakan untuk berjualan para pedagang korban kebakaran Pasar Besar. (fat/fat)










































