Rekonstruksi yang dimulai pukul 10.00 WIB hingga 11.30 WIB, Ryan sudah menjalani 15 adegan.
Dari pantauan detiksurabaya.com, adegan pertama hingga kedelapan, rekonstruksi berlangsung di dalam rumah. Para wartawan yang meliputnya tidak bisa melihat langsung apa saja adegan tersebut karena tertutup dan tidak diperbolehkan masuk.
Menginjak adegan ke adegan 7 hingga 15, pemuda kemayu ini mulai melakukan adegan
pembunuhan terhadap korbannya Guruh Setyo Pramono alias Guntur di dekat kamar mandi dengan menggunakan linggis tepat mengenai tengkuknya hingga .
Saat adegan ke-14, korban guntur yang tak bernyawa itu langsung diangkat Ryan menuju ke bekas lubang kolam lele yang jaraknya sekitar 15 meter dari kamar mandi. pada adegan ke 15, Ryan menguburnya dengan menggunakan cangkul sendirian dan tidak dibantu dengan orang lain.
Usai menguburkannya, Ryan kembali masuk ke dalam rumah. Adegan apa saja di dalam
rumah itu tidak diketahui karena wartawan tidak diperbolehkan meliput hingga ke dalam rumah.
Sementara itu, dari informasi yang dihimpun di lapangan, adegan rekonstruksi untuk satu korban diperkirakan sebanyak 42 adegan. Namun sampai saat ini berapa adegan yang sudah dilalui masih belum dapat diketahui, karena masih berlangsung.
Rekonstruksi tersebut menarik perhatian warga sekitar dan luar Desa Jatiwates. Ketika rekonstruksi di belakang rumah Ryan, warga berjubel di belakang rumah Ryan.
Warga tidak bisa mendekati rekonstruksi tersebut karena mendapatkan penjagaan ketat petugas keamanan gabungan dari Polda Jatim dan Polres Jombang. Warga hanya melihat dari luar pagar rumah Ryan yang terbuat dari bambu. (roi/bdh)











































