Pasangan KaJi Unggul di Lapas Klas II Kediri

Pilgub Jatim Putaran II

Pasangan KaJi Unggul di Lapas Klas II Kediri

- detikNews
Selasa, 04 Nov 2008 14:18 WIB
Pasangan KaJi Unggul di Lapas Klas II Kediri
Kediri - Hasil penghitungan suara di Lapas Kelas II A Kediri, pasangan Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono (KaJi) berhasil mengungguli lawannya Soekarwo-Saifulloh Yusuf (KarSa).

Di dua TPS yang tersedia, KaJi unggul telak di satu TPS, dengan satu TPS lainnya keunggulan tipis menjadi milik KarSa. Pantauan detiksurabaya.com di lokasi, pasangan yang diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan koalisi sejumlah partai kecil tersebut, berhasil memperoleh keunggulan di TPS 22 Kelurahan/Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Sedangkan di TPS 23 yang juga berada di lokasi yang sama, KarSa balik mengungguli KaJi.

Di TPS 22 dari 156 pemilih, pasangan KaJi mendapatkan 91 suara, sedangkan 61 suara lainnya menjadi milik pasangan KarSa. Dari jumlah pemilih tersebut, 4 suara dinyatakan tidak sah.

Sedangkan di TPS 23 khusus untuk narapidana baru dengan masa penahanan kurang dari 6 bulan, pasangan KaJi mendapat 9 suara, sedangkan KarSa unggul tipis dengan perolehan 12 suara.

"Dari dua TPS yang ada total pemilihnya 117, dan pasangan KaJi unggul dengan perolehan 100 suara. Sedangkan pasangan KarSa hanya mendapatkan 73 suara," kata Ketua Kelompok Pemungutan Suara (KPPS) Lapas Kelas II A Kediri, Edy Subiantoro kepada detiksurabaya.com di lokasi, Selasa (4/11/2008).

Kemenangan KaJi di Lapas Kediri ini berbeda dengan perolehan suara pemilihan gubernur putaran pertama lalu, yang dimenangkan pasangan KarSa. Prediksi sementara, kemenangan KaJi didapatkan dari limpahan suara dari pemilih yang dalam pilgub sebelumnya memilih pasangan yang gagal maju ke putaran kedua.

"Penyebab pastinya apa kami tidak tahu dengan jelas. Yang jelas selama ini tidak ada satupun pasangan calon maupun tim suksesnya yang menggelar kampanye di dalam lapas," tegas Edy.

Edy mengungkapkan, sejauh ini hanya media radio dan televisi yang digunakan para narapidana untuk bisa mengenathui perkembangan politik menyangkut pemilihan gubernur. (fat/fat)
Berita Terkait