Anak bertubuh kerempeng itu bahkan tak mampu mengingat alamat kecuali namanya saja.
Haryono, pemilik toko kepada detiksurabaya.com menuturkan saat ditemukan Aldo sedang bermain trolley. Tak lama kemudian bocah malang tersebut berhenti di lokasi mainan anak. Setelah bermain beberapa waktu, dia berhenti dan duduk.
Karyawan toko mulai curiga lantaran bocah berkulit sawo matang itu tak beranjak meskipun toko hampir tutup. Si bocah akhirnya ditolong pemilik toko bahkan sempat dibawa ke kantor polisi.
"Dia bilang datang dengan kendaraan besar bersama nenek. Mungkin yang dimaksud
adalah naik bis," kata Haryono ditemui detiksurabaya.com di tokonya, Rabu (8/10/2008).
Pantauan detiksurabaya.com, Aldo memang termasuk lebih agresif di usianya. Bahkan
jika keinginannya untuk mengambil sesuatu tidak terkabul, ia tak segan-segan berontak danlari ke jalan raya. Kemungkinan si anak menderita keterbelakangan mental.
Ketika pertama kali ditemukan Aldo mengenakan kaos coklat muda berkerah putih bertuliskan "BRIGHTON". Bocah dengan tinggi badan sekitar 120 cm dan berambut gondrong itu mengenakan celana semi jeans kotak-kotak.
Bagi keluarga yang kehilangan putranya dapat menghubungi: Haryono Enggal. di nomor telepon 0357 885757.
(bdh/bdh)











































