Kapolsek Purwosari AKP Heri Pujiono menceritakan, peristiwa ini bermula saat tersangka yang asal Desa Karang Menggah, Kecamatan Wonorejo itu ditangkap petugas.
Di sela menjalani pemeriksaan di mapolsek, tersangka yang masih bujang itu berusaha kabur.
"Waktu itu, dia mau melompat lewat jendela," terang Heri Pujiono saat ditemui di Mapolsek Jalan Raya Purwosari, Jumat (3/10/2008). Untuk melumpuhkannya, petugas pun terpaksa menghadiahi timah panas tepat di mata kaki sebelah kanannya.
Heri kemudian menjelaskan, selama ini tersangka termasuk dalam target operasi jajarannya. Pemuda pengangguran itu disangka sebagai pelaku atas sejumlah kasus pencurian di daerah Purwosari dan sekitarnya. Hanya, selama ini, tersangka dikenal gesit dan selalu lolos dari sergapan.
Namun, upaya itu akhirnya membuahkan hasil. Pada malam takbiran, Rabu (1/10/2008), petugas mendapat informasi bahwa tersangka sedang bersantai di bawah jembatan layang Lawang. Petugas pun bergegas meluncur ke lokasi yang dimaksud untuk melakukan penangkapan.
Nyaris saja upaya penangkapan itu tak membuahkan hasil. Tersangka yang mengetahui kehadiran petugas berusaha kabur. Namun, lantaran kebanyakan minum alkohol, tersangka akhirnya terjatuh dan digelandang polisi.
Menurut Kapolsek, berdasar pemeriksaan, tersangka mengaku telah melakukan aksi pencurian lebih dari 20 TKP. “Sebagian besar uangnya untuk pesta minuman keras," kata Heri Pujiono. (gik/gik)










































