Sebagian Warga di Jember Pagi Ini Halal Bihalal

Sebagian Warga di Jember Pagi Ini Halal Bihalal

- detikNews
Selasa, 30 Sep 2008 08:27 WIB
Sebagian Warga di Jember Pagi Ini Halal Bihalal
Jember - Ribuan warga Desa Suger Kidul Kecamatan Jelbuk sudah merayakan Hari Raya Idul Fitri 1429 H, Selasa (30/9/2008) atau sehari lebih cepat dari waktu yang ditetapkan oleh pemerintah. Sejak pagi, ribuan warga telah memadati sejumlah masjid di desa tersebut untuk menunaikan Salat Id dan dilanjutkan halal bihalal.

Warga di desa tersebut mengikuti para sesepuh dan pengasuh pondok pesantren Mafilud Duror Desa Suger Kidul Kecamatan Jelbuk. "Memang kita selalu duluan sehari. Tahun kemarin Idul Fitri kita juga duluan," kata Pengasuh Pondok Mafilud Duror, KH Ali Wafa.
 
Pengasuh, santri dan warga desa tersebut menggunakan patokan hitungan hari dari kitab Nazahatul Majelis karangan Syeh Abdurrohman As Shufuri As Syafi'i, yang dikarang tahun 1346.
 
Warga desa itu telah menggunakan patokan kitab tersebut sejak berdirinya ponpes Mafilud Duror tahun 1826. "Jadi tidak perlu mempertanyakan perbedaan yang ada, karena kita tidak saling mengganggu dan mempunyai pijakan amsing-masing. Kita tetap berpegang bahwa perbedaan itu rahmat dari Allah," lanjut Ali.

Sejak pukul 06.00 WIB, warga berbondong-bondong di masjid pondok dan desa yang tersebar di Desa Suger Kidul. Sekitar 10 masjid menggelar shalat Idul Fitri, yakni tujuh masjid di komplek ponpes dan sisanya tersebar di desa. Setelah melaksanakan salat, warga saling berkunjung ke rumah saudara dan tetangga untuk bersilaturrahmi dan saling bermaaf-maafan atau halal bihalal.

Pada Senin (29/92008) malam, beberapa warga melantunkan takbir meski tidak keras dan seramai takbir menjelang hari raya Idul Fitri seperti biasanya. Memang sudah menjadi tradisi warga di desa tersebut, untuk puasa dan hari raya selalu satu hari lebih awal dari ketetapan pemerintah.

Pada Idul Fitri tahun 2007, warga desa itu melaksanakan shalat pada Rabu (12/9/2007) dan bukan seperti ketetapan pemerintah Kamis (13/9/07). Karena awal bulan Syawal atau Idul Fitri tahun ini juga maju sehari. (gik/gik)
Berita Terkait