Perusahaan konveksi yang memiliki sekitar 200 pegawai ini belum membayarkan THR serta sejumlah gaji mingguan kepada pegawainya. Akibatnya, sekitar 40 pegawai pabrik tersebut melakukan unjuk rasa menuntut hak mereka di depan pabrik.
Sri (36), salah satu karyawan kepada sejumlah wartawan mengaku, THR yang seharusnya menjadi hak karyawan hingga saat ini belum diberikan oleh pihak perusahaan. Bahkan gaji mereka yang diberikan per dua minggu pun selama dua priode juga belum dibayarkan. "Padal lebaran semakin dekat," ujar Sri saat berunujuk rasa di depan PT Pesona Remaja, Kamis (25/9/2008).
Yang membuat mereka tambah jengkel ujar Sri, pihak perusahaan malah memberikan 12 potong celana yang harus dijual oleh karyawan. ”Kalo ini semua laku ,ya ini THR kita,” ujar Sri.
Namun tidak semua uang penjualan itu dinikmati oleh para pegawai. Karena dari 12 celana tersebut, karyawan harus membayar ke perusahaan seharga Rp 72 ribu per celana.
Apakah pabrik sedang menurun pendapatannya. Para buruh ini kompak menyangkal.
Bahkan sebelumnya mereka diperintahkan untuk mengerjakan 15 ribu jaket dalam waktu satu
minggu. Setelah pekerjaan selesai, gaji mereka pun tidak kunjung dibayar juga.
”Mereka cuma bisa memeras, giliran hak kami tidak dipenuhi,” ujar Ika, salah satu karyawan lainnya.
Sementara, M Mochtar Manajer Personalis PT Pesona Remaja menyangkal adanya hal tersebut. Menurutnya pihaknya tetap akan memberikan THR ke para karyawan. ”Besok akan kami berikan,” ujarnya sedikit emosi. (bdh/bdh)











































