Dua Penumpang Hilang Dilakukan Pencarian

Tabrakan PM Nelayan & Kapal SEI

Dua Penumpang Hilang Dilakukan Pencarian

- detikNews
Rabu, 17 Sep 2008 09:37 WIB
Sumenep - Dua penumpang hilang dalam tabrakan Perahu Motor (PM) milik nelayan Kangean dan kapal SKA 18 pemandu survey seismik saat ini mulai dilakukan pencarian.

Rombongan muspika Arjasa bersama petugas dari perusahaan Kangean Energy Indonesia (KEI) yang menggunakan kapal perusahaan berangkat pukul 08.00 WIB. Tujuan pencarian di sekitar tempat kejadian perkara yakni selatan Pulau Mamburit arah barat daya.

Kapolsek Arjasa Aiptu Didik Suhendriawan mengatakan, pencarian terhadap 2 korban hilang rencananya akan difokuskan di TKP, tapi untuk teknisnya akan dipandu langsung oleh pihak KEI.

"Anggota saya juga ikut dalam rombongan pencarian itu. Tapi, bagaimana teknisnya KEI yang lebih tahu. Informasi yang saya terima juga melibatkan angkatan laut yakni Mayor Agus," kata Didik saat dihubungi detiksurabaya.com, Rabu (17/9/2008).

Sementara Humas Kangean Energy Indonesia (KEI), Ono Sutarno menjelaskan, dalam pencarian 2 korban hilang salah satunya menggunakan kapal pemandu survey seismik.

"Petugas yang melakukan pencarian selain krew kapal juga petugas dari KEI serta pihak muspika dalam hal ini kepolisian," ujar Ono dihubungi detiksurabaya.com.

Dia mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Kantor Wilayah Kerja Pelabuhan/Syahbandar Kangean dalam pencarian 2 korban hilang. Sebab, lokasi tenggelamnya PM milik nelayan tersebut mempunyai kedalaman lebih dari 90 meter. Jika ditarik ke arah barat dari TKP lurus dengan Desa Pakandangan, Kecamatan Bluto, Sumenep. Jaraknya sekitar 60 km.

"Jika dilakukan pencarian cara menyelam dengan kedalaman 90 meter akan menemukan kesulitan," kata Ono.

Namun yang pasti, tambah dia, kapal yang digunakan untuk mencari 2 korban hilang tersebut sudah dilengkapi berbagai macam alat. Tinggal mengevaluasi situasi dan kondisi di lapangan.

Dia menjelaskan, untuk 3 orang korban selamat yang saat ini masih dirawat di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Arjasa akan diberi bantuan secukupnya. "Pihak KEI bersama muspika akan menjenguk korban selamat di puskesmas, sekaligus memberi bantuan," ungkapnya. (fat/fat)
Berita Terkait