Ketua Kelompok Tani Lumajang Diprotes Warga

Diduga Timbun Pupuk

Ketua Kelompok Tani Lumajang Diprotes Warga

- detikNews
Sabtu, 13 Sep 2008 12:31 WIB
Lumajang - Diduga menimbun 2 ton pupuk, puluhan warga Desa Banyuputih Kidul Kecamatan Jatiroto, Lumajang memprotes Ketua Kelompok Tani, H Nipan warga Dusun Kambengan Desa Banyuputih Kidul, Sabtu (13/9/2008).

Protes ini dilakukan setelah warga yang akan membeli pupuk tidak diperkenankan. Warga malah disuruh utang dengan harapan dikembalikan jenis pupuk yang sama.

"Mosok ketua kelompok tani kok menimbun pupuk. Warga yang beli kok tidak boleh, malah suruh utang saja," protes Nasari salah satu warga yang ditemui detiksurabaya.com di lokasi.

Nasari mengungkapkan, hanya orang bodoh dan tidak memiliki tanah pertanian saja yang bisa diakali untuk tanda tangan agar bisa dapat pupuk. Setelah dapat pupuk malah tidak dijual, hanya untuk dirinya sendiri.

"Pupuk sudah langka malah ditimbun sendiri," tambah Nasari.

Sementara pemilik kios resmi penjualan Pupuk Lasan menuturkan, H Nipan telah meminta pupuk 2 ton untuk dijual ke petani di Desa Banyuputih Kidul bagian selatan. Tapi masih banyak warga selatan yang membeli ke kiosnya.

"Mereka disuruh H. Nipan membeli pupuk di sini. Padahal pupuk sudah saya serahkan ke H. Nipan," kesal Lasan.

Informasi yang berhasil dihimpun dari warga, H Nipan sempat berbicara dengan warga bila dirinya bisa menjual harga pupuk hingga Rp 200 ribu per sak. Hal ini didasarkan dirinya yang bukan kios resmi.

Akibatnya, warga pun memprotes tindakan H Nipan yang menyalahgunakan distribusi pupuk. Warga bahkan mengecam akan melaporkan tindakan H Nipan ke polisi, jika warga tidak boleh membeli pupuk yang ditimbunnya. (fat/fat)
Berita Terkait