Berenang di Sungai Oya Bantul, 1 Siswa MAN Tewas Terseret Arus

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 19:55 WIB
Suasana evakuasi korban tenggelam di Sungai Oya.
Suasana evakuasi korban tenggelam di Sungai Oya. Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Bantul -

Seorang pelajar SMA, Satria Adi, terseret arus saat bermain di Sungai Oya Pedukuhan Jetis, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini. Nahas, Adi ditemukan sekitar 300 meter dari lokasi kejadian dalam kondisi tewas.

Salah seorang teman korban, Candra, mengatakan peristiwa itu berawal saat korban beserta 8 temannya datang ke Sungai Oya pukul 14.00 WIB. Selanjutnya, Adi dan 5 teman lainnya langsung mandi di sungai itu.

"Sementara itu, 3 orang lainnya tidak masuk ke air dan berada di tepian sungai," kata Candra saat ditemui wartawan di sekitar Sungai Oya, Bantul, Senin (17/1/2022).

Menurut Candra, salah satu temannya sempat mengingatkan korban agar tidak berenang terlalu ke tengah. Namun, peringatan itu tidak dihiraukan oleh korban. Dia tetap bermain air di tengah Sungai Oya.

"Cuma dia (korban) yang ke tengah (sungai) terus, sudah diingatkan (agar) tidak ke tengah. Terus beberapa menit kemudian dia tenggelam dan terbawa arus," ujar Candra.

Candra menambahkan, saat tenggelam korban sempat melambaikan tangan untuk meminta tolong. Salah satu temannya yang dapat berenang pun sudah berupaya menolong korban.

"Tapi karena tidak kuat membawa tubuh korban, dia (yang menolong) pun kembali ke tepi sungai," ucapnya.

Oleh sebab itu, Candra dan teman-temannya meminta bantuan warga sekitar. Jasad korban ditemukan warga sekitar 15 menit setelah kejadian.

Salah seorang warga sekitar, Kayat, mengatakan korban sempat terseret arus sungai sekitar 300 meter dari lokasi pertama dia berenang. Proses pencarian korban itu terbilang cepat. "Sayangnya saat ditemukan tadi kondisinya (korban) sudah meninggal dunia," ucap Kayat.

Kapolsek Imogiri Kompol Sumanto mengatakan, jasad korban ditemukan di dasar sungai berkedalaman sekitar 4 meter dalam kondisi lemas. "Dari hasil pemeriksaan petugas medis, korban diperkirakan meninggal kurang dari 2 jam dan dimungkinkan MD (meninggal dunia) akibat tenggelam," ucap Sumanto saat dimintai konfirmasi lewat pesan singkat.

(dil/ams)