Warga Pasarbanggi Geruduk Kantor Minimarket di Rembang, Ada Apa?

Arif Syaefudin - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 17:50 WIB
Warga Desa Pasarbanggi Geruduk Kantor Alfamart.
Warga Desa Pasarbanggi Geruduk Kantor Alfamart. Foto: Arif Syaefudin/detikcom.
Rembang -

Sejumlah warga Desa Pasarbanggi, Kecamatan Rembang kota, menggeruduk kantor PT Sumber Alfaria Trijaya Rembang. Mereka menagih perusahaan yang menaungi minimarket berjejaring agar memprioritaskan warga desa setempat dalam hal lapangan pekerjaan.

"Aksi ini menuntut hasil kesepakatan sebelumnya antara pihak gudang Alfamart Rembang kepada warga Desa Pasarbanggi," kata Kepala Desa Pasarbanggi, Rasno, kepada wartawan di lokasi.

Rasno mengatakan, sebelumnya sudah tercapai kesepakatan antara PT Sumber Alfaria Trijaya Rembang dengan Desa Pasarbanggi. Selain membuka lapangan kerja yang memprioritaskan warga setempat, isi kesepakatan itu juga soal pemberdayaan BUMDes setempat dalam kerja sama bisnis.

Rasno menyebut sejak kesepakatan itu terjadi, tak ada realisasi hingga sekarang. Rasno menyebut, pengelolaan limbah kardus perusahaan yang sebelumnya disepakati akan dikelola BUMDes Pasarbanggi kini justru digarap oleh vendor luar kota.

"Kami kecewa dengan jawaban pihak PT Sumber Alfaria Trijaya Rembang yang tidak berpihak terhadap tuntutan masyarakat. Pihak Alfamart berdalih masih menunggu respons atau arahan dari pusat," ujar Rasno.

Rasno mengaku kecewa atas respons dari pihak perusahaan yang dianggap menyepelekan warga. "Jika tidak bisa memenuhi tuntutan masyarakat, nantinya kami akan menggelar aksi serupa dengan masa yang lebih banyak lagi," kata Rasno.

Dia berharap PT Sumber Alfaria Trijaya Rembang segera memberikan jawaban yang berpihak kepada masyarakat. "Sehingga situasi seperti saat ini bisa diredam," paparnya.

Sementara itu, koordinator keamanan perusahaan setempat, Jamil, menjelaskan pihak PT Sumber Alfaria Trijaya Rembang belum bisa memenuhi tuntutan warga Desa Pasarbanggi soal pengelolaan limbah kardus.

"Untuk tahun 2022 ini tidak ada lagi tender karena sudah diputuskan untuk vendor yang lama, karena vendor lama kinerjanya bagus dan tidak bermasalah, sehingga diperpanjang oleh PT Sumber Alfaria Trijaya Rembang," kata Jamil.

Saat dimintai konfirmasi detikcom via telepon, salah satu jajaran manajemen PT Sumber Alfaria Trijaya Rembang, Faruq, mengaku pihaknya belum mengetahui adanya aksi massa tersebut.

"Nanti kita cari tahu dulu, saya sendiri juga belum tahu soal itu (aksi massa)," terang Faruq melalui sambungan telepon.

(dil/ams)