Seniman Datangi Polres Klaten, Minta Pria Cabul yang Jotos Biduan Ditangkap

Achmad Syauqi - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 12:05 WIB
Bento pelaku pencabulan dan pemukulan biduan di Klaten kini diburu polisi
Bento pelaku pencabulan dan pemukulan biduan di Klaten kini diburu polisi. (Foto: tangkapan layar video viral)
Klaten -

Perwakilan seniman Kabupaten Klaten mendatangi Mapolres Klaten, hari ini. Mereka mendampingi biduan berinisial RS (26) yang menjadi korban pencabulan-pemukulan saat manggung di acara hajatan.

"Kami ke sini mendampingi salah satu anggota kami yang mengalami kejadian tidak mengenakan, ada pemukulan. Bahkan anggota kami sampai sekarang belum beraktivitas lagi," ungkap Ketua Paguyuban Seniman Klaten (Sekaten), Sigit Tatmoko, kepada detikcom di Polres Klaten, Senin (17/1/2022).

Akibat perlakuan itu, lanjut Sigit, RS sempat menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami luka serius. Bahkan korban sempat dioperasi.

"Luka cukup serius bahkan sampai dioperasi. Giginya ogak dua bahkan sempat opname selama lima hari," lanjut Sigit.

Sigit menyebut, sebenarnya seniman yang akan datang cukup banyak tetapi pengurus membatasi. Bahkan, lanjutnya, seniman dari Solo Raya sudah siap datang.

"Kalau tidak kita batasi bisa banyak, kita sudah kompak. Bahkan teman se-Solo Raya siap membantu apapun kasus ini," imbuh Sigit.

Seniman Klaten, lanjutnya, berharap kasus itu diusut dengan tuntas. Harapannya agar para seniman, terutama wanita nyaman dalam berkarya.

"Agar diusut perkaranya sampai tuntas. Harapannya agar teman -teman seniman, terutama yang wanita itu nyaman dan aman dalam berkarya," pungkas Sigit.

Pantauan detikcom di Polres Klaten, RS masih dimintai keterangan sejak pukul 09.00 WIB. Sementara para pengurus paguyuban seniman menunggu di ruangan Sat Reskrim.

Diwawancara terpisah, Kaur bin Ops Satreskrim Polres Klaten Iptu Eko Pujianto membenarkan ada permintaan keterangan oleh penyidik. Tapi pihaknya belum bisa memberikan hasil pemeriksaan karena masih proses.

"Iya, ada permintaan keterangan tapi belum tahu detailnya karena masih dimintai keterangan," ungkap Eko kepada detikcom.

Sebelumnya diberitakan, W alias Bento (42) warga Dusun Toprayan, Desa Krajan, Kecamatan Kalikotes, Klaten, Jawa Tengah dicari Polres Klaten setelah mencabuli seorang biduan di acara hajatan. Pria tersebut masuk daftar pencarian orang (DPO) karena mencabuli dan juga memukul sang biduan.

"Ya betul masuk DPO. Sebab terlapor sudah dicari Resmob tidak ketemu," kata Kasi Humas Polres Klaten Iptu Abdillah pada detikcom, Kamis (13/1).

Abdillah menjelaskan kejadian itu bermula saat ada acara hajatan di rumah AS di Desa Krajan pada Sabtu (8/1) pukul 22.00 WIB. Kala itu, korban RS (26) yang berprofesi sebagai menyanyi tengah menghibur tamu undangan yang hadir.

"Saat korban bernyanyi, terlapor (Bento) berjoget di depannya. Terlapor menyentuh bagian sensitif korban sehingga korban tersinggung," sambung Abdillah.

Abdillah menyebut korban yang tidak terima disentuh, kemudian melempar Bento dengan botol air mineral. Saat itu Bento langsung memukul sang biduan.

"Terlapor memukul korban satu kali kena bagian mulut. Pukulan itu membuat mulut korban berdarah," sambung Abdillah.

Simak juga 'Penyemprotan Eco Enzym 50.000 Sprayer di Klaten Masuk MURI':

[Gambas:Video 20detik]



(aku/sip)