Ini Dia Tampang Dukun Pemerkosa Gadis ABG di Kulon Progo

Jalu Rahman Dewantara - detikNews
Rabu, 12 Jan 2022 11:22 WIB
B (65) tersangka pencabulan anak di bawah umur saat diamankan di Mapolres Kulon Progo, Rabu (12/1/2022).
B (65) tersangka pencabulan anak di bawah umur saat diamankan di Mapolres Kulon Progo, Rabu (12/1/2022). (Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom)
Kulon Progo -

Polisi menangkap pria berinisial B (65) warga Sentolo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), terkait pencabulan anak di bawah umur. Pelaku melancarkan aksinya dengan mengaku sebagai dukun pengobatan alternatif.

B yang kini telah berstatus tersangka ditangkap oleh personel Satreskrim Polres Kulon Progo di rumahnya di Dusun Banaran Lor, Kalurahan Banguncipto, Sentolo, Kulon Progo, DIY, Senin (10/1). Sebelumnya pria paruh baya ini dilaporkan ke polisi atas dugaan persetubuhan anak di bawah umur pada Jumat (7/1).

"Satreskrim Polres Kulon Progo telah melakukan penangkapan tersangka di rumahnya yang berdomisili di Sentolo pada Senin (10/1), sekitar pukul 17.00 WIB," ungkap Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry, dalam rilis pers di Mapolres Kulon Progo, Rabu (12/1/2022).

Jeffry menyebut, dalam penangkapan ini pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya pakaian, kasur dan peralatan mandi milik B.

"Untuk pemeriksaan awal, pelaku atau tersangka ini memang sudah mengakui bahwa dia melakukan hal tersebut, dengan berdalih itu sebagai cara pengobatan," ujarnya.

B saat ini menjalani penahanan di Mapolres Kulon Progo. Dia disangkakan pasal 81 KUHP tentang persetubuhan dengan tipu muslihat dan rangkaian kebohongan membujuk anak untuk melakukan persetubuhan. Serta pasal 82 KUHP tentang pelaku pencabulan terhadap anak, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun atau denda Rp 5 miliar.

Diberitakan sebelumnya, B seorang pria yang diketahui merupakan dukun pengobatan alternatif dilaporkan ke polisi atas dugaan pencabulan pada Jumat (7/1) lalu. Aksi tak senonoh itu telah terjadi pada Agustus 2021 dengan korban seorang perempuan berusia 15 tahun asal Magelang, Jawa Tengah.

Kasus bermula saat orang tua korban meminta tolong tetangganya untuk mencarikan orang yang bisa mengobati korban yang sedang sakit. Setelah itu ibu korban dikenalkan kepada B yang mengaku sebagai dukun dan bisa mengobati berbagai penyakit.

Setelah bertemu dengan korban, pelaku menyebut gadis ABG itu terkena guna-guna. Dari situ kemudian korban dibawa ke rumah pelaku di Sentolo untuk alasan pengobatan.

Setelah sampai di rumah pelaku, korban langsung diobati dengan cara dimandikan dalam posisi telanjang menggunakan air, kemudian pelaku membawa korban ke ruangan khusus. Di sinilah aksi diduga pencabulan itu terjadi.

Kasus ini akhirnya terungkap setelah korban memberanikan diri untuk cerita kepada rekannya yang selanjutnya disampaikan ke orang tua korban. Selanjutnya kedua orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kulon Progo.

(aku/sip)