Modus Bejat Dukun Pemerkosa ABG di Kulon Progo, Bohong soal Guna-guna

Jalu Rahman Dewantara - detikNews
Selasa, 11 Jan 2022 15:38 WIB
poster
Ilustrasi pemerkosaan. (Foto: Edi Wahyono)
Kulon Progo -

Terduga pelaku pemerkosaan anak di bawah umur di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ditangkap polisi. Modus pelaku yang mengaku dukun pengobatan alternatif itu berusaha menyembuhkan penyakit korban.

"Kami telah melakukan pemeriksaan, hasil awal pelaku mengakui telah melakukan hal sesuai yang dilaporkan terlapor. Modusnya dilakukan seperti itu (mengaku bisa mengobati korban) sebagai cara pengobatan dirinya ke korban," ungkap Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry, saat dimintai konfirmasi oleh wartawan lewat pesan singkat, Selasa (11/1/2022).

Aksi diduga pencabulan telah terjadi sekitar Agustus 2021. Terduga pelaku berinisial B (65) warga Banguncipto, Sentolo. Sedangkan Korbannya merupakan seorang perempuan berusia 15 tahun asal Magelang, Jawa Tengah.

Kasus ini bermula saat orang tua korban meminta tolong tetangganya untuk mencarikan orang yang bisa mengobati korban yang sedang sakit. Setelah itu ibu korban dikenalkan kepada B yang mengaku sebagai dukun pengobatan alternatif.

Selanjutnya korban dan terduga pelaku dipertemukan. Dalam pertemuan yang tidak disebutkan lokasinya itu, pelaku menyebut korban terkena guna-guna. Korban kemudian dibawa ke rumah pelaku di Sentolo.

Setelah sampai di rumah pelaku, korban langsung diobati tapi yang terjadi yakni aksi pencabulan hingga perkosaan. Pelaku bersiasat dengan mengatakan ada besi di dalam perut korban yang harus dikeluarkan dengan melakukan hubungan intim. Tak hanya itu, pelaku juga berkata kepada korban bahwa besi di perutnya akan membuatnya meninggal dan tidak bisa memiliki anak.

Karena merasa ketakutan, korban menuruti kemauan pelaku. Aksi pelaku terjadi sebanyak tiga kali di bulan Agustus 2021.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya...