ADVERTISEMENT

Emak-emak Jadi Joki Vaksin di Semarang, Ternyata Segini Upahnya

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 05 Jan 2022 15:21 WIB
Tiga wanita tertangkap basah terlibat dalam perjokian vaksin di Semarang
Polrestabes Semarang jumpa pers kasus joki vaksin. (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Emak-emak di Semarang berinisial DS (41) tertangkap basah mengikuti vaksinasi dengan menggunakan kartu identitas orang lain di Puskesmas Manyaran, Kecamatan Semarang Barat, Senin (3/1). DS mengaku mau menjadi joki vaksin karena tergiur upah Rp 500 ribu.

"Kesimpulan dari pemeriksaan Polsek Semarang Barat setelah kejadian memang DS ada upah yang diterima atas kejadian ini yakni uang Rp 500 ribu. Namun karena ketika puskesmas melakukan screening dan ditemukan perbedaan itu, vaksinasi itu kemudian tidak terjadi," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar di kantornya, Rabu (5/1/2022).

DS kepergok menjadi joki vaksin untuk seorang perempuan berinisial CL (37). Namun, aksi ibu rumah tangga itu dapat digagalkan karena petugas screening di Puskesmas Manyaran merasa janggal ketika melihat wajah DS berbeda dengan foto KTP yang ada.

Kepada petugas, DS mengaku baru sekali ini menjadi joki vaksin karena tergiur upahnya. Sebelumnya, dia sudah mendapat vaksin dua kali atas namanya sendiri.

"Saya sudah 2 kali vaksin, atas nama saya sendiri. Sebelumnya belum pernah jadi joki, baru kali ini karena ada upahnya," kata DS.

Adapun CL mengaku mencari joki vaksin karena dia pernah positif COVID-19 dan punya penyakit komorbid. Sementara, dia butuh keterangan sudah divaksin untuk pergi ke luar kota. Dia kemudian bercerita kepada IO (48) yang menghubungkannya kepada DS.

"Saya berasumsi bahwa saya tidak perlu divaksin karena imun tubuh saya sudah merasa kebal jadi tidak perlu divaksin. Jadi saya minta bantuan mbak ini (IO). Saya curhat, gayung bersambut. Jadi dia (DS) hanya sebatas ibu rumah tangga yang butuh uang," imbuhnya.

Simak Video 'Petugas Gagalkan Trio Emak-emak Joki Vaksin Covid-19 di Semarang':

[Gambas:Video 20detik]



(dil/sip)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT