5 Fakta Dugaan Pemerkosaan Mahasiswa UMY yang Terungkap Sejauh Ini

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 04 Jan 2022 14:41 WIB
Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), (29/3/2019).
Suasana kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Yogyakarta -

Postingan kesaksian terjadinya kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ramai dibahas di media sosial. Pihak kampus juga telah angkat bicara.

Dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Kepala Biro Humas dan Protokol UMY, Hijriyah Oktaviani, menyampaikan beberapa hal terkait dugaan pemerkosaan tersebut. Berikut ini sejumlah fakta yang sudah terungkap sejauh ini

Viral di Medsos

Informasi adanya dugaan kekerasan seksual yang dilakukan mahasiswa UMY itu diposting di akun Instagram @dear_umycatcallers pada Jumat (31/12/2021).

Berikut caption pada unggahan akun Instagram @dear_umycatcallers:

Kronologi:

3,5 bulan yang lalu, korban dikenalkan dengan pelaku (MKA atau OCD) oleh teman korban dari fakultas lain. Kemudian korban dengan MKA mulai chatting. 3 hari kenal, MKA (OCD) meminta korban untuk menemani rapat. Namun MKA (OCD) meminta korban untuk menjemput dengan dalih MKA (OCD) tidak ada motor. Saat diperjalanan korban merasa aneh karena jalan yang dilewati sepi, seperti bukan jalan menuju ke lokasi rapat. Lalu ditengah perjalanan, MKA (OCD) berhenti ke sebuah toko untuk membeli minuman keras Setelah itu lanjut perjalanan dan sampailah ke kost pelaku. Korban bingung kenapa justru berhenti di kos. Korban dibohongi.

Sekitar jam 22, setelah MKA minum miras, ia meminta korban melakukan persetubuhan.

Dari kejadian itu kemudian pelaku memaksa korban berhubungan seks.

Timbul pemerkosaan karena korban tidak sepakat/consent untuk disetubuhi.

Nb: mereka tidak dalam hubungan pacaran.

Kampus Investigas Dugaan Perkosaan

"Dengan ini UMY telah melakukan berbagai upaya investigasi kasus tersebut. Karena UMY memiliki komitmen zero tolerance terhadap pelaku pelanggaran disiplin, terlebih yang mengarah pada kriminalitas," kata Hijriyah.

Pelaku Dimintai Klarifikasi

Hijriyah mengatakan pihak kampus telah memberikan penegasan kepada pelaku untuk memberikan klarifikasi. Klarifikasi itu diminta untuk diberikan secara jujur sebagai wujud iktikad baik.

"Dan akan mengambil keputusan yang tegas jika pelaku terbukti bersalah," katanya.

Pelaku anggota BEM UMY

UMY membenarkan terduga pelaku perkosaan yang kisah korbannya viral di media sosial merupakan anggota BEM di kampus tersebut.

"Hasil investigasi komite disiplin dan etik semoga bisa keluar besok, nanti kami sampaikan nggih. Sementara ini masih ditangani investigasinya oleh komite disiplin dan etik mahasiswa," ucap Hijriyah.

Penyintas Dimintai Keterangan

"UMY berupaya mendapatkan keterangan yang valid dari penyintas secara langsung bukan hanya melalui laporan di media sosial, agar dapat dilakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mendapatkan bukti dan kebenaran kasus tersebut," ujarnya.

Simak juga 'Kronologi Peserta Kampus Merdeka di UNM Alami Pelecehan Seksual':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/ahr)