Pencuri Mobil di Salatiga Dibekuk, Barang Bukti Sempat Diganti Nopolnya

Wahyu Turi Krisanti - detikNews
Jumat, 31 Des 2021 18:22 WIB
Polres Salatiga menyerahkan mobil yang sempat dicuri ke pemiliknya, Jumat (31/12/2021).
Polres Salatiga menyerahkan mobil yang sempat dicuri ke pemiliknya, Jumat (31/12/2021). (Foto: Wahyu Turi Krisanti/detikcom)
Salatiga -

Polres Salatiga, Jawa Tengah, membekuk komplotan pencuri mobil. Para pelaku sempat mengganti pelat nomor mobil curiannya.

Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana mengatakan peristiwa pencurian mobil pikap Mitsubishi L300 nopol H 1931 TB itu terjadi pada 9 November 2021 lalu di wilayah Mangunsari, Sidomukti. Korban kemudian melapor ke polisi dan akhirnya pelaku berhasil dibekuk.

"Kita mendapatkan titik terang terhadap pelaku atau tersangka yang melakukan pencurian, yaitu tiga orang, antara lain R yang berdomisili di Kabupaten Grobogan, AD domisili Kabupaten Magelang dan K domisili Kabupaten Magelang," ungkap Indra, Jumat (31/12/2021).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, modus yang digunakan oleh pelaku yaitu dengan cara membobol kunci kendaraan tersebut. Indra menambahkan setelah pelaku berhasil mencuri, kendaraan tersebut langsung dibawa ke luar wilayah Salatiga.

"Setelah kendaraan dicuri langsung dibawa ke luar wilayah Kota Salatiga dan mengganti pelat nomornya (nopol) menjadi B 9437 SAG," imbuhnya.

Bekerja sama dengan Polres Temanggung, dua dari ketiga pelaku akhirnya berhasil ditangkap, sementara satu pelaku berinisial K masih masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Sementara kita masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku yang belum tertangkap," kata Indra.

Selanjutnya, Polres Salatiga langsung menyerahkan kendaraan yang menjadi barang bukti tersebut kepada pemiliknya hari ini. Rian selaku pemilik kendaraan mengapresiasi tindakan cepat yang dilakukan oleh Polres Salatiga. Kendaraan miliknya itu setiap harinya digunakan untuk keperluan bisnis.

"Terima kasih banyak kepada Bapak Kapolres dan jajarannya sudah sangat membantu. Buat kita waktunya tidak terlalu lama, kurang lebih proses 40 hari mobil sudah kembali," terang Rian di kesempatan yang sama.

(rih/sip)