Ini Dia Tampang 6 Pelaku Klithih Pembacokan di Jalan Kaliurang Sleman

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Rabu, 29 Des 2021 17:21 WIB
Polres Sleman jumpa pers kasus pembacokan remaja, Rabu (29/12/2021).
Polres Sleman jumpa pers kasus pembacokan remaja, Rabu (29/12/2021). Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom
Sleman -

Polisi telah mengamankan enam pelaku pembacokan dua remaja di Jalan Kaliurang (Jakal), Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Para pelaku kekerasan jalanan yang belakangan ramai disebut sebagai klithih ini dihadirkan saat rilis Polres Sleman hari ini.

Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi S menjelaskan para pelaku diamankan kurang dari 24 jam setelah kejadian pembacokan. Diketahui pembacokan dua remaja itu terjadi pada Senin (27/12) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.

"Dari jajaran Polres Sleman dan Polsek Ngaglik melakukan penyelidikan. Pada Senin (27/12) malamnya berhasil mengamankan 6 orang yang diduga kuat sebagai pelaku," kata Wachyu di Mapolres Sleman, Rabu (29/12/2021).

Keenam pelaku tersebut yakni remaja berinisial RM (18), WW (18), dan AN (19) yang ketiganya merupakan warga Sleman. Kemudian HAP (19), MF (18), dan satu pelaku di bawah umur yakni MB (17), ketiganya warga Kota Yogyakarta.

"Jadi mereka ada bermacam-macam latar belakang ya seperti yang tadi saya sampaikan ada yang lulusan SMA ada yang DO (drop out) dari SMP, ada yang masih pelajar SMK. Semua berbeda-beda," ucapnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Wachyu membeberkan peran masing-masing pelaku. Ia memerinci, RM membacok korban dua kali menggunakan celurit; WW memukul korban menggunakan helm; AN memukul dan menendang korban berkali-kali.

Kemudian HAP memukul korban satu kali; MF memukul korban dengan knot besi; MB memukul korban dengan memakai botol bir sebanyak dua kali mengenai badan dan punggung korban.

"Korban mengalami luka di punggung kemudian telapak tangan, sehingga ada luka robek dan telunjuk jari juga nyaris putus dengan gigi patah dua buah. Termasuk luka jahitan delapan," ucapnya.

Polres Sleman jumpa pers kasus pembacokan remaja, Rabu (29/12/2021).Polres Sleman jumpa pers kasus pembacokan remaja, Rabu (29/12/2021). Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom

Motif para pelaku menyerang korban, kata Wachyu, karena kelompok ini emosi saat bertemu dengan korban. Akan tetapi, polisi masih mendalami pemicu yang menyebabkan para pelaku emosi.

"Kami masih dalami, namun kami sudah memeriksa keterangan dari korban sendiri. Dia (korban) tiba-tiba diserang. Karena antara kelompok dan pelaku tidak ada hubungan saling kenal," jelasnya.

Dikatakan Wachyu, saat menganiaya korban, para pelaku ada yang terpengaruh minuman keras. Selain itu ada satu pelaku yang mengonsumsi obat-obatan.

"Ada satu yang positif benzo alprazolam atas nama MF. Kami sudah koordinasikan dengan Satnarkoba untuk ditindaklanjuti informasi tersebut nanti kita dalami pengedarnya di mana," katanya.

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni sebilah celurit, pecahan botol bir, pakaian yang digunakan oleh pelaku, senjata tajam gergaji. Selain itu ada tiga kendaraan yang digunakan pelaku.

SelanjutPara pelaku dijerat pasal berlapis...