Pemkot Solo Pamer Konsep Penataan Sriwedari, Seperti Apa?

Ari Purnomo - detikNews
Jumat, 24 Des 2021 11:16 WIB
Pemkot Solo jumpa pers konsep penataan Sriwedari, Jumat (24/12/2021).
Pemkot Solo jumpa pers konsep penataan Sriwedari, Jumat (24/12/2021). (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Solo -

Terlepas dari sengketa Sriwedari, Pemkot Solo menyiapkan konsep penataan kawasan tersebut. Sebagai aset budaya dan juga ikon Kota Solo, Pemkot Solo menyatakan tidak akan membiarkan kawasan Sriwedari terbengkalai tidak terurus.

"Sriwedari merupakan aset budaya yang sangat penting di Solo. Pemkot tetap melaksanakan kewajibannya yang harus dilaksanakan yakni dikelola dan dikembangkan," ujar Sekda Kota Solo Ahyani saat jumpa pers Sriwedari di Bale Tawangarum, Balai Kota, Jumat (24/12/2021).

Sriwedari, lanjutnya, menjadi kelengkapan yang membentuk Kota Solo sebagai kota budaya. Amanat tersebutlah yang menjadi kewajiban pemkot untuk menjaga kawasan yang berada di jantung Kota Solo itu.

"Masterplan Sriwedari sudah ada di RPJMD dan RTRW, nantinya kawasan itu difokuskan untuk kegiatan budaya, bangunan di sana untuk budaya," terangnya.

"Untuk Monumen PON tetap ada, untuk Gedung Wayang Orang akan jadi Museum Wayang Orang, yang akan jadi satu-satunya museum di Indonesia," sambungnya.

Kemudian, Ahyani mengatakan, akan ada bangunan teater wayang orang yang lebih representatif. Bangunan itu nantinya akan menjadi satu bangunan gedung wayang orang yang lebih modern.

"Untuk bangunan Graha Wisata diratakan dan dijadikan sebagai ruang terbuka bagi masyarakat. Kawasan Sriwedari akan ada taman, akan ada pulau kecil yang ada di tengahnya, ada jembatan penghubungnya, ada wisata air, perahunya," urainya.

Untuk penataan kawasan Sriwedari, Ahyani memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai Rp 200 miliar yang akan didapat dari dana CSR.

"Tapi itu belum termasuk untuk pembangunan gedungnya, tetapi untuk penataannya saja. Kalau untuk bangunannya dananya cukup besar, anggarannya masih fleksibel juga," pungkasnya.

Simak juga 'Polresta Solo Terjunkan 750 Personel saat Natal, Termasuk Tim Jibom':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/sip)