Pasar Kroya Cilacap Kebakaran, Pedagang Curhat Rugi Miliaran

Arbi Anugrah - detikNews
Jumat, 24 Des 2021 10:08 WIB
Kebakaran Pasar Kroya Cilacap, Jumat (24/12/2021).
Kebakaran Pasar Kroya Cilacap, Jumat (24/12/2021). (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)
Cilacap -

Kebakaran melanda Pasar Kroya, Cilacap, Jawa Tengah pada sekitar pukul 17.00 WIB kemarin. Para pedagang mengaku rugi hingga miliaran rupiah akibat kebakaran ini.

Salah seorang pedagang bernama Nasriati (52) mengatakan keluarganya berdagang grosiran di Pasar Kroya. Mulai dari dua kakaknya yang berdagang sembako dan memiliki kios besar di pasar itu. Kini kios mereka ludes terbakar.

"Kakak saya jualan sembako, di dalam tidak ada yang bisa diselamatkan, jajanan kering-kering, kiosnya dua dan lebar kerugian sekitar Rp 1 miliar lebih. Satu kios kakak saya yang kedua juga jualan sembako dan lanting, itu ada sekitar Rp 2 miliar lebih. Apalagi sembakonya komplit ada macam-macam dan itu kan grosiran untuk pelanggan warungan, kalau di total Rp 4 miliar," katanya saat ditemui wartawan di lokasi, Jumat (24/12/2021).

Selain dua kakaknya, dia juga memiliki anak yang berjualan cabai dengan empat orang pekerja. Kios cabainya pun mengalami kerugian hingga ratusan juta akibat dagangannya terbakar.

"Anak saya juga jualan cabai, kiosnya lebar, yang bantu aja 4, ada 32 karung, apalagi cabai sekarang lagi mahal. Dagangan tidak dipikir banget, tapi yang dipikir itu nota utangan orang, banyak pada ngambil dulu, kalau tidak ada notanya bingung mau nagih," ucapnya.

Sedangkan dirinya yang berdagang buah di depan Pasar Kroya tidak mengalami dampak akibat kebakaran tersebut. Saat ini, kondisi kakaknya masih terkulai lemas di rumah setelah mengetahui tempat berjualannya hangus terbakar.

"Satu keluarga memang dagang semua, tidak ada yang merantau, caranya pedagang besar, grosiran. Pas kejadian semua sudah pada tutup, kita tutup jam 3 sore, sekarang lagi pada lemes di rumah, kalau ke sini tidak bisa, kalau tahu tempatnya hangus malah pingsan. Saya sendiri tidak berani tanya, dia nangis saja di kamar," ungkapnya.

Diwawancara terpisah, pedagang pisang di Pasar Kroya, Tugiah (56) memngatakan jika dirinya sedang menyimpan pisang-pisang yang dia siapkan untuk dijual pada liburan akhir pekan nanti.

"Dikabarin ada kebakaran Kroya, saya langsung ke sini, tapi mau menyelamatkan tidak bisa, semuanya kebakar. Ada buah pisang yang sedang diimbuh dulu biar matang, itu untuk natalan dan tidak bisa diselamatkan. Kerugian ada Rp 500 ribu, saya pasrah sekarang ikhlas," kata Tugiah.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran ini menghanguskan ratusan kios di Pasa Kroya. Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengatakan pemadam kebakaran yang dikerahkan hampir tak hanya dari daerahnya tapi juga dari daerah sekitar Cilacap.

"Kita pemerintah sudah mengerahkan pemadam kebakaran, ada dari Purwokerto, Kebumen, PLTU, Kroya dan dari Cilacap, semua sudah saya kerahkan ke sini, yaitu untuk upaya-upaya mengisolir yang sudah terbakar, jangan sampai merambat ke lain tempat. Maka upaya-upaya ini yang saya ambil," ujarnya kepada wartawan, Kamis (23/12) malam.

Tatto belum bisa memastikan penyebab terjadinya kebakaran Pasar Kroya tersebut. Namun api dipastikan dari lantai dua.

"Dugaan awal kita belum bisa berandai-andai, tapi yang jelas ada percikan api dari lantai 2, itu tadi warga yang ngomong. Kalau kerugian belum bisa kita taksir," imbuhnya.

Simak juga 'Kebakaran di Pasar Gaplok Jakpus, 17 Mobil Damkar Dikerahkan':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/sip)