Kronologi Sejoli Korban Laka Nagreg Hilang-Ditemukan Tewas di Sungai Serayu

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 18 Des 2021 19:51 WIB
Barang milik korban yang ditemukan tewas di Sungai Serayu, Banyumas.
Barang milik korban yang ditemukan tewas di Sungai Serayu, Banyumas. (Foto: dok. Satreskrim Polresta Banyumas)
Yogyakarta -

Sejoli Handi Harisaputra (18) dan Salsabila (14) dilaporkan hilang misterius setelah tertabrak mobil di Nagreg, perbatasan Bandung-Garut, Jawa Barat, Rabu (8/12) lalu. Handi dan Salsa akhirnya ditemukan namun dalam kondisi meninggal di Sungai Serayu Kabupaten Banyumas dan Cilacap, Jawa Tengah.

Berikut ini kronologi peristiwa tersebut.

- Rabu 8 Desember 2021

Handi dan Salsa dilaporkan hilang misterius sejak Rabu (8/12) lalu.

Ayah Handi, Entes Hidayatullah, mengatakan ia mendapat kabar Handi dan pacarnya Salsa tertabrak mobil di perbatasan Garut, Rabu (8/12). Handi dan Salsa berboncengan naik sepeda motor.

"Kejadiannya saya enggak tahu pasti. Tapi setelah tahu kecelakaan, saya langsung pulang dari pekerjaan," ujar Entes kepada wartawan, Selasa (14/12/2021).

Entes mengaku saat itu langsung mendatangi lokasi kejadian. Namun, Handi dan Salsa sudah tidak ada di tempat.

Menurut keterangan saksi-saksi yang ada di lokasi, kedua korban dievakuasi oleh sebuah mobil berwarna hitam yang diduga menabrak keduanya.

Video detik-detik Handi dan Salsa mengalami kecelakaan sempat beredar lewat aplikasi perpesanan WhatsApp. Kanit Laka Polres Garut Ipda Priyo Sumbodo membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.

"Betul memang ada kejadiannya. Tapi setelah waktu itu kita olah TKP, ternyata lokasinya berada di wilayah Ciaro, Nagreg (Bandung)," kata Priyo, Selasa (14/12).


- Sabtu 11 Desember 2021

Sesosok mayat wanita tanpa identitas ditemukan di Sungai Serayu, Dusun Bleberan, Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Sabtu (11/12) lalu.

"Ciri-cirinya umur sekitar kurang lebih 18 tahun, badan gemuk, tinggi kurang 145 cm, rambut panjang sudah terkelupas, kepala-badan sudah mengelupas atau melepuh," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes M Iqbal Alqudusy lewat pesan singkat, Jumat (17/12/2021).

Iqbal menerangkan saat ditemukan, korban memakai kaus biru dongker dengan gambar tangan mengacungkan dua jari bertuliskan 'bentar sebat dulu'. Mayat wanita itu juga memakai gelang kain warna hitam dobel berbandul tangan dua jari dari perak di tangan kirinya.

"Jari tangan mengelupas, sehingga dengan penggunaan alat mambis tidak mendapatkan hasil identifikasi sidik jari laten," jelasnya.

Iqbal menyebut jenazah korban kemudian diidentifikasi tim gabungan dari Reskrim Polres Cilacap dan tim medis Puskesmas Adipala II. Korban diduga sudah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan.

Selengkapnya di halaman selanjutnya.