Siswa di Kudus Gelar Salat Gaib Doakan Korban Erupsi Gunung Semeru

Dian Utoro Aji - detikNews
Sabtu, 11 Des 2021 10:03 WIB
Siswa MAN 2 Kudus gelar salat gaib untuk korban erupsi Gunung Semeru
Siswa MAN 2 Kudus gelar salat gaib untuk korban erupsi Gunung Semeru (Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)
Kudus -

Siswa MAN 2 Kudus, Jawa Tengah menggelar doa bersama dan salat gaib untuk korban erupsi Gunung Semeru. Ratusan siswa juga menggalang donasi untuk masyarakat yang terdampak erupsi itu.

Pantauan di lokasi ratusan siswa MAN 2 Kudus menggelar doa dan salat gaib di masjid sekolah, Sabtu (11/12). Mereka tampak antusias mengikuti acara tersebut. Di tengah pandemi, para murid melangsungkan acara dengan menerapkan protokol kesehatan.

Selepas doa dan salat gaib, para siswa pun menggalang dana untuk korban erupsi Gunung Semeru. Uang yang didapatkan akan disalurkan melalui lembaga Kementerian Agama.

Kepala MAN 2 Kudus, Shofi mengatakan para siswa diajak untuk melaksanakan doa dan salat gaib untuk korban erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Mereka berdoa agar para korban diberikan ketabahan atas bencana erupsi tersebut.

"Kita ajak bersama-sama melaksanakan salat duha mendoakan kepada teman-teman warga besar di Semeru dimana sampai sepekan ini masih ada beberapa warga belum ditemukan, maka kita akan melakukan salat gaib bersama-sama dan penggalangan dana," kata Shofi kepada wartawan ditemui di MAN 2 Kudus, Sabtu (11/12/2021).

"Mudah-mudahan saudara kita yang sedang mengalami musibah di Gunung Semeru bisa cepat terselesaikan. Mudah-mudahan diberikan kemudahan dan kelancaran semua mendapatkan keberkahan dan mudah-mudahan meninggal dunia diterima di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan musibah cepat terselesaikan dan semoga Allah memberikan yang terbaik," sambung dia.

Shofi mengatakan para siswanya juga berinisiatif untuk menggalang donasi bagi korban erupsi Gunung Semeru. Total dana yang terkumpul sekitar Rp 12 juta, dan akan diserahkan untuk korban erupsi Gunung Semeru.

"Karena anak-anak sudah peduli terhadap lingkungan dan kita didik terhadap peduli sosial bahwa ide pengumpulan dana untuk semeru semata-mata ide dari anak dan akan kita salurkan melalui lembaga resmi. Terutama lewat Kementrian Agama," jelasnya.

(ams/ams)