Diviralkan Ngepruk, Warung Tengkleng Bu Harsi Kini Punya Daftar Menu

Ari Purnomo - detikNews
Jumat, 10 Des 2021 13:27 WIB
Warung tengkleng Bu Harsi di Solo Baru kini punya daftar menu
Warung tengkleng Bu Harsi di Solo Baru kini punya daftar menu. (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Sukoharjo -

Usai disorot gegara harganya yang dinilai tak wajar alias ngepruk, kini warung tengkleng kambing dan sapi Bu Harsi memiliki daftar menu. Pembeli kini bisa menghitung sendiri estimasi uang yang dikeluarkan saat memesan makanan.

Daftar menu tersebut diinisiasi Paguyuban PKL Setia Kawan, Solo Baru, Sukoharjo. Ketua paguyuban Sudarsi menjelaskan, upaya yang dilakukan oleh paguyuban adalah untuk mengubah stigma warung yang ada di jalan Kunir V Grogol, Solo Baru, Sukoharjo.

"Kami dari paguyuban PKL Setia kawan mengubah warung Bu Harsi dengan memberikan fasilitasi spanduk dan ubo rampe (perlengkapan) supaya penampilannya lebih bersih higienis," terang Sudarsi kepada wartawan di sela penyerahan daftar menu, Solo Baru, Sukoharjo, Jumat (10/12/2021).

Sudarsi berharap tidak ada lagi pembeli yang merasa dikepruk harga. Dia pun meminta pembeli untuk kembali jajan makan di warung tengkleng Bu Harsi.

"Supaya masyarakat tidak kena harga mahal lagi. Monggo datang ke warung dan harga pastikan dulu sebelum membeli," tuturnya.

Sementara itu, Harsi mengaku terenyuh dengan bantuan paguyuban PKL. Dia pun berharap warungnya kembali ramai.

"Nyuwun rame malih (mintanya ramai lagi), lancar tidak sepi. Saya bawanya tengkleng kambing dan sapi beli berapapun saya layani," ungkap Harsi sembari menangis.

Harsi pun kembali menyinggung soal pembeli yang merasa kena harga mahal saat makan di warungnya.

"Pembeli, karepe komplit rego murah. Kulakan saya sudah larang loh, priyayi mundut pipi, lidah, kaki, iga-iga ya tidak boleh Rp 30 ribu. (Pembeli inginya lengkap harga murah, kulakan saya sudah mahal. Orang beli pipi, lidah, kaki, iga-iga ya tidak boleh Rp 30 ribu), " urainya sembari sesenggukan.

Simak juga 'Saat Heboh Pecel Lele Mahal, Pemkot Yogya Akan Sanksi PKL yang 'Nuthuk' Harga':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/sip)