Banjir di Tirtomoyo Wonogiri, Belasan Rumah Sempat Tergenang

Andika Tarmy - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 21:35 WIB
Banjir di Tirtomoyo, Wonogiri, Jawa Tengah, Selasa (7/12/2021) sore.
Banjir di Tirtomoyo, Wonogiri, Jawa Tengah, Selasa (7/12/2021) sore. (Foto: dok. Dani Mursito/warga)
Wonogiri -

Banjir sempat terjadi di Tirtomoyo, Wonogiri, Jawa Tengah, sore tadi. Banjir yang berasal dari luapan air sungai itu sempat menggenangi belasan rumah warga dan memutus jalan antarkecamatan.

"Yang meluap adalah Sungai Wiroko dan Dimoro. Keduanya melalui wilayah Kecamatan Tirtomoyo," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Wonogiri Bambang Haryanto saat dihubungi detikcom, Selasa (7/12/2021) malam.

Meluapnya debit air di kedua sungai tersebut, lanjutnya, dipicu curah hujan yang tinggi. Bambang menyebut air sempat masuk ke permukiman warga hingga ketinggian sekitar 50 sentimeter.

"Sebelumnya hujan deras turun selama sekitar dua jam. Sekitar pukul 16.00 WIB air mulai meluap dengan ketinggian hingga selutut, sekitar 50 senti," terangnya.

Bambang mengatakan, luapan air ini sempat menggenangi 14 rumah di Kelurahan Tirtomoyo dan 5 rumah di Desa Tanjungsari. Air juga menggenangi jalur penghubung kecamatan hingga sepanjang 100 meter.

"Jalur sempat terputus karena ketinggian air mencapai 60 sentimeter. Panjang jalan yang sempat tergenang sekitar 100 meter," jelasnya.

Banjir ini hanya berlangsung sekitar dua jam. Bambang memastikan, sekitar pukul 18.00 WIB tadi, air sudah mulai surut.

"Airnya bertahan sekitar dua jam. Jika hujan reda airnya memang cepat surut," kata dia.

Saat ini, lanjutnya, jalur penghubung kecamatan sudah bisa dilewati. Sementara seluruh rumah yang sempat tergenang air juga sudah aman.

"Jalan sudah bisa dilewati. Tidak ada warga yang sempat mengungsi," pungkasnya.

Dihubungi secara terpisah, salah satu warga Tirtomoyo, Dani Mursito, membenarkan banjir saat ini sudah surut. Jalur penghubung yang sempat terputus juga sudah dapat dilewati lagi.

"Benar sudah surut sekitar jam 18.00 WIB, jalur sudah bisa dilewati," ujarnya.

(rih/mbr)