Aneh Tapi Nyata! Pohon Pisang Bertandan-Berjantung Empat

Robby Bernardi - detikNews
Sabtu, 04 Des 2021 14:45 WIB
Pohon pisang bertandan empat
Pohon pisang bertandan empat. (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Kabupaten Pekalongan -

Pohon pisang milik Warso (38) warga Dusun Keramean, Desa Kutorejo, Kecamatan Kajen ini, membuat heboh warga setempat. Pohon pisang jenis Cavendish atau biasa dikenal dengan Pisang Ambon Putih ini mempunyai empat tandan buah dan juga empat jantung pisang.

"Awal mulanya saya juga agak heran, soalnya tunasnya kelihatan besar banget. Terus tidak berapa lama, pertama kali keluar dua (jantung dan tandan), terus keluar lagi jadi empat," kata Warso kepada detikcom saat ditemui di rumahnya, Sabtu (4/12/2021).

Warso mengaku, sebelumnya, pohon pisang dengan jenis yang sama, normal hingga sampai berbuah.

"Yang pertama, indukannya, normal berubah juga. Ini tunasnya kemudian muncul seperti ini. Ini baru pertama. Warga sini heboh, apa lagi ini di tepi jalan, banyak yang menonton," kata dia.

Pohon pisang milik Warso, kini menjadi pusat perhatian warga yang melintas di desa setempat. Pohon pisang juga nampak disangga dengan sebuah bambu agar tidak rubuh karena berat dari empat tandan da empat jantung tersebut.

Pohon pisang bertandan empatPohon pisang bertandan empat. (Foto: Robby Bernardi/detikcom)

Terpisah, Haryanto Nugroho, selaku Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (KPP) Kabupaten Pekalongan, menjelaskan, pohon pisang bertandan dan berjantung empat tersebut, memang jarang dijumpai. Namun, pihaknya secara ilmiah itu bisa terjadi.

"Dari sejumlah penelitian para ahli menyebutkan pohon pisang bisa mengeluarkan buah lebih dari satu tandan dalam sekali berbuah. Penyebabnya belum jelas, namun hal ini terjadi karena mutasi alami yang tidak stabil," ujarnya saat dihubungi detikcom.

Menurut Haryanto, hal itu bisa terjadi pada semua jenis pisang. Artinya, tidak pada pisang tertentu saja.

"Jadi, secara alamiah itu bisa terjadi. Ya saya berharap peristiwa tersebut tidak dikaitkan dengan hal-hal yang lainnya," katanya.

(mbr/mbr)