Pipa Putus Diterjang Lahar, 10 Ribu Warga KRB Merapi Klaten Krisis Air

ADVERTISEMENT

Pipa Putus Diterjang Lahar, 10 Ribu Warga KRB Merapi Klaten Krisis Air

Achmad Syauqi - detikNews
Jumat, 03 Des 2021 11:32 WIB
Bangunan dan sejumlah truk proyek Sabo Dam Merapi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tersapu banjir lahar hujan.
Ilustrasi banjir lahar dingin di Gunung Merapi (Foto: Eko Susanto)

Pipa yang rusak tersebut, ungkap Jainu, panjangnya mencapai sekitar 500 meter dan hilang. Dampaknya empat desa mulai tanggal 1 Desember tidak menikmati air dari Bebeng.

''Maka di empat desa, yaitu Glagaharjo (Sleman), Balerante, Sidorejo dan Panggang ini mulai tanggal 1 Desember tidak bisa menikmati air dari Bebeng sampai batas waktu tidak ditentukan. Tidak ada pipanya," lanjut Jainu.

Warga yang terdampak total, ujar Jainu, mencapai 15.000 jiwa di empat desa, baik di Klaten dan Sleman. Terbanyak di Klaten.

"Terbanyak di Klaten, di Sleman hanya ada satu desa sedang di Klaten ada tiga desa. Kita sudah rapat dengan warga di Sleman untuk penanganannya," papar Jainu.

Ketua RT 16 Desa Sidorejo, Jenarto mengatakan jaringan inti pipa terputus dihantam banjir. Sebagian ada pipa yang hilang.

"Ada sebagian yang terbawa arus pipanya. Padahal air dari Bebeng itu diakses warga empat desa, tadi malam sudah rapat darurat empat desa segera diadakan perbaikan," ucap Jenarto kepada detikcom.


(mbr/sip)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT