Round-Up

9 Fakta dari Terungkapnya Omah PSS Dibakar Oknum Suporter 

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 07:49 WIB
Dua orang pelaku pembakaran kantor PSS Sleman menyerahkan diri. Namun, polisi hanya hadirkan sejumlah barang bukti saat merilis kasus tersebut. Ini alasannya.
Barang bukti yang diamankan polisi dari kasus pembakaran kantor PSS Sleman. (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom)
Sleman -

Dua orang pelaku pembakaran kantor PSS Sleman yakni 'Omah PSS' di Ngaglik, Sleman pada Minggu (28/11) lalu telah diamankan Polisi. Berikut sederet fakta-fakta yang terungkap dalam kasus tersebut.

Menyerahkan diri setelah buron

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Rony Prasadana mengatakan para pelaku yakni pria inisial GD (36) warga Bantul dan TL (26) warga Sleman. Keduanya menyerahkan diri setelah sebelumnya buron.

"Kami sebelumnya sudah mengidentifikasi pelaku, dan semalam (kemarin, red) pelaku bersama rombongan suporter menyerahkan diri ke Polres," kata Rony di Mapolres Sleman, Rabu (1/12/2021).

Anggota suporter PSS Sleman

Rony menuturkan, keduanya tergabung dalam salah satu kelompok suporter PSS Sleman.

"Iya (mereka) tergabung dalam salah satu suporter," katanya.

Kecewa performa PSS

Dari pemeriksaan awal, Rony mengatakan para pelaku ini nekat membakar kantor PSS untuk meluapkan rasa kekecewaanya. Adapun modus pelaku yakni membakar meja kayu, beberapa kursi, lantai dan dinding di Omah PSS dengan menggunakan bensin.

"Motifnya bentuk kekecewaan terhadap manajemen dan permainan PSS yang tidak kunjung bagus di Liga 1," jelasnya.

Sempat ikut acara suporter

Dijelaskan Rony, sebelum membakar Omah PSS, para pelaku awalnya tengah menghadiri acara yang diadakan oleh salah satu kelompok suporter PSS. Dalam acara itu juga sembari menonton pertandingan antara PSS melawan Persita.



Selanjutnya: tenggak miras sebelum beraksi