Perjalanan Sukap Jiman, dari Musisi Jalanan Ciptakan Lagu Lingsir Wengi

Ari Purnomo - detikNews
Selasa, 23 Nov 2021 10:06 WIB
Sukap Jiman saat masih muda.
Foto Sukap Jiman semasa muda. (Foto: dok keluarga)
Solo -

Lagu bergenre dangdut Jawa berjudul Lingsir Wengi ciptaan Sukap Jiman cukup populer di periode tahun 1990-an. Namun di balik kepopuleran lagu tersebut, barangkali tidak banyak yang mengenal sosok dan perjalanan hidup sang seniman.

Pencipta lagu yang dipopulerkan Nurhana itu adalah Sukap Jiman. Sukap begitu akrab disapa, lahir 10 Oktober 1935. Sebelum menciptakan lagu yang mampu menyihir pendengarnya itu, Sukap merupakan musisi jalanan. Kesehariannya adalah menjadi pengamen keliling dari satu kota ke kota lainnya.

"Bapak saya itu dulunya pengamen keliling ke berbagai kota, sekitar tahun 1970-an," ujar anak tertua Sukap, Nursamisri, kepada detikcom, Senin (22/11/2021).

Saat ini Sukap tinggal bersama sang anak di Kebon Baru, Pucangan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Tidak hanya aktif mengamen, tetapi Sukap juga mulai menciptakan lagu sendiri. Dan pada 1995, Sukap menciptakan lagu berjudul Lingsir Wengi atau bisa dalam Bahasa Indonesia artinya bergulirnya malam.

Nur mengatakan ayahnya berhenti menjadi pengamen ketika penyakit mulai menjangkitinya. Hingga akhirnya Sukap mengalami gejala stroke, lumpuh dan hanya bisa berbaring di tempat tidur.

"Dulu Mbah Sukap pengamen juga, tapi berhenti karena sakit-sakitan. Lalu sempat kembali ke rumah istrinya di Gunung Kidul," urainya.

Kondisi Sukap semakin memburuk tiga tahun terakhir. Stroke yang menyerangnya membuat kakinya sudah tidak bisa digerakkan lagi.

"Bisanya hanya berbaring saja, saya yang sehari-hari merawatnya. Kalau pinggang ke atas masih normal, berbicara juga masih normal daya ingatnya juga masih bagus," katanya.

Lihat juga video 'Mengenang Papa T Bob, Maestro Pencipta Lagu Anak Tahun 90-an':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/sip)