ADVERTISEMENT

Segini Tarif Esek-esek di Kos Kota Semarang, Beda Foto Bisa Cancel

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 22 Nov 2021 17:15 WIB
Germo yang ditangkap terkait bisnis prostitusi di kos Semarang, Senin (22/11/2021).
Germo yang ditangkap terkait bisnis prostitusi di kos Semarang, Senin (22/11/2021). (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Praktik prostitusi di sebuah indekos Kota Semarang, Jawa Tengah dibongkar polisi. Para korban ternyata ditawarkan germo, Darwin Pratomo (33), dengan harga ratusan ribu.

"Ditawarkan juga, 'beda foto bisa dicancel'. Ditawarkan Rp 600 ribu sudah sama tempatnya," jelas Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, di Mapolrestabes Semarang, Senin (22/11/2021).

Pria asal Kendal ini menawarkan empat korban prostitusi di indekos di kawasan Gayamsari, Semarang ini lewat media sosial.

Irwan mengungkap Darwin merekrut para korban lewat info lowongan pekerjaan di media sosial. Tak tanggung-tanggung, Darwin memberikan iming-iming gaji Rp 25-30 juta.

"Ini untuk merekrut seolah-olah butuh karyawan dengan gaji harian, disiapkan mess. Pendapatan bisa Rp 25-30 juta dalam sebulan, yang minat bisa inbox. Lewat sarana ini pelaku temukan 4 korban," jelasnya.

Sementara itu, Darwin mengungkap satu korban dalam sehari bisa melayani satu sampai lima orang. Kemudian jika tarif Rp 600 ribu maka pelaku mendapatkan Rp 200 ribu.

"Kalau dapatnya Rp 600 (ribu), dia (korban) dapat Rp 400 ribu, saya Rp 200 ribu," kata Darwin.

Darwin mengaku sudah pernah melakukan hal serupa pada bulan Februari 2021 lalu. Saat itu, dia juga merekrut 4 perempuan untuk dijadikan wanita panggilan.

Pelaku dijerat Pasal 2 ayat (1) UU RI No. 21 Th. 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman pidana penjara paling singkat tiga tahun dan paling 15 tahun dan dipidana denda paling sedikit Rp 120 juta dan paling banyak Rp 600 juta dan/atau Pasal 296 KUHPidana dan diancam dengan pidana penjara minimal 1 tahun 4 bulan.

(ams/sip)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT