Tragis! Korban Tewas Racun Maut Dukun di Magelang Bertambah Jadi 4

Eko Susanto - detikNews
Senin, 22 Nov 2021 15:51 WIB
Polres Magelang jumpa pers kasus pembunuhan dengan korban pedagang sayur, Jumat (19/11/2021).
Polres Magelang jumpa pers kasus pembunuhan dengan korban pedagang sayur, Jumat (19/11/2021). (Foto: Eko Susanto/detikcom)
Magelang -

Dua pedagang sayur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ditemukan tewas diracun dukun berinisial IS (57). Ternyata korban racun sianida maut dukun IS total ada empat orang.

"Adapun korban yang telah dilakukan pembunuhan oleh tersangka ini sejumlah empat orang. Di mana dari keempat ini, tiga kejadian dengan waktu yang berbeda," kata Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun kepada wartawan, Senin (22/11/2021).

Para korban racun maut dukun tersebut berinisial L (31), W (38), S (63), dan M (52) warga Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang. Sajarod menyebut M ternyata merupakan korban pertama dukun IS yang dibunuh pada Kamis (14/5/2020) silam.

"Ya perkembangan terbaru bahwasanya ada fakta baru yakni dari tersangka menjelaskan melakukan perbuatan ini sebanyak tiga kali. Yang mana korban pertama saudara M (52)," kata Sajarod.

Sajarod mengungkap kala itu korban berpamitan kepada keluarganya untuk mendatangi rumah tersangka. Kedatangan korban kala itu bertujuan minta didoakan agar uangnya tidak cepat habis.

"Ini terjadi pada hari Kamis, 14 Mei 2020 sekitar 20.00 WIB. Di mana korban berpamitan kepada keluarganya untuk mendatangi tersangka dengan tujuan ataupun maksud akan meminta didoakan uangnya agar tidak cepat habis ataupun berlipat ganda karena korban pada saat itu mengalami kesulitan keuangan," ujarnya.

Sajarod menyebut korban M membawa uang Rp 3 juta yang kemudian digantikan tersangka dengan air yang dicampur sianida. Diduga saat perjalanan pulang, korban minum air tersebut karena kemudian ditemukan meninggal di pinggir jalan.

"Yang mana uang yang dibawa oleh korban itu sejumlah Rp3 juta dan oleh tersangka diberikan air yang mana diambilkan dari dalam rumah dimasukkan dalam plastik. Oleh tersangka dicampur potasium yang mengandung sianida," ujarnya.

Di lokasi yang sama, Kasat Reskrim Polres Magelang AKP M Alfan menambahkan korban M ditemukan meninggal tak jauh dari rumah tersangka. Jenazah korban ditemukan pukul 21.30 WIB.

"Diduga korban meminum cairan tersebut yang diberikan tersangka dan ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 21.30 WIB di pinggir jalan, tidak jauh dari rumah tersangka di depan gang," kata Alfan.

Alfan mengatakan dengan bertambahnya satu korban total korban racun maut dukun IS ada empat orang. Kemudian, dalam penyidikan petugas telah melakukan pemeriksaan terhadap 20-an orang saksi kasus dukun di Magelang ini.

"Saksi sampai saat ini, kami sudah periksa sekitar 20-an saksi kaitan dengan keluarga-keluarga. Proses penyidikan masih terus kami lakukan," katanya.

(ams/sip)