Kakak Ungkap Cekcok Satpam Gudang Rokok Solo yang Dihabisi Perampok Sadis

Ari Purnomo - detikNews
Senin, 22 Nov 2021 15:59 WIB
Solo -

Satpam gudang rokok di Solo Suripto (33) yang tewas dihabisi perampok, RS MM alias S (21) ternyata sempat terlihat murung. Kakak Suripto, M Ayub (35), mengungkap adiknya sempat bercerita ada masalah di kantornya.

"Sudah dua bulan ini (korban) berubah jadi murung, saya tanya apa ada masalah, ternyata ada. Cerita tiga kali, ada masalah di kantor, ibaratnya saling sikut antara Suripto dengan RS," kata Ayub kepada wartawan di Mapolresta Solo, Senin (22/11/2021).

Ayub mengungkap permasalahan antara adiknya dengan pelaku RS MM bermula dari penggantian tugas jaga. Menurut Ayub, Suripto sudah terlalu sering diminta menggantikan piket pengamanan.

"Disuruh backup jangankan ada kompensasi, terima kasih saja tidak," ungkapnya.

Ayub menyebut Suripto yang akhirnya tidak tahan dengan perlakuan RS akhirnya menyampaikannya ke manajemen. Sehingga akhirnya RS dipecat dari perusahaannya. Dari kejadian itu, Ayub menceritakan korban sempat mendapatkan ancaman dari pelaku.

"Almarhum juga pernah bilang dapat ancaman, ngomong sama saya, kalau dia mau dihabisin. Kalau tidak dari depan kalau tidak dari belakang. Itu ancaman kurang lebih dua bulan, kayak nggak terima," urainya.

Ayub mengungkap Suripto sebenarnya tidak mau menceritakan permasalahannya kepada siapa pun. Tetapi, setelah didesak akhirnya Suripto mau terbuka dan menceritakan permasalahan itu kepada dirinya.

"Sosok korban orang baik baik, baik itu di keluarga maupun hidup di masyarakat. Selalu terbuka, tapi kalau punya masalah sama seseorang kalau tidak mood tidak cerita. Sama kakaknya saja, kalau tidak saya desak pasti tidak omong," tuturnya.

Ayub berharap agar pelaku dihukum dengan seberat-beratnya.

"Proses hukum kalau bisa seumur hidup atau hukuman mati, nyawa dibayar nyawa seperti itu," tegasnya.

(ams/sip)