ADVERTISEMENT

Dukun Racuni 2 Pedagang Sayur hingga Tewas Terancam Hukuman Mati

Eko Susanto - detikNews
Sabtu, 20 Nov 2021 10:32 WIB
Polres Magelang jumpa pers kasus pembunuhan dengan korban pedagang sayur, Jumat (19/11/2021).
Polres Magelang jumpa pers kasus pembunuhan dengan korban pedagang sayur, Jumat (19/11/2021). Foto: Eko Susanto/detikcom
Magelang -

Dua orang pedagang sayur ditemukan tewas diracun di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Tersangka yang disebut seorang dukun, inisial IS (57), dijerat pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati.

"Perkara pembunuhan berencana atau pembunuhan pasal 340 KUHP atau pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup," kata Wakapolres Magelang Kompol Aron Sebastian saat jumpa pers di kantornya, Jumat (19/11/2021).

Hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku meracuni korban, inisial L (31) dan W (38), dengan mencampur minuman dan potas yang mengandung sianida. Motifnya, tersangka ingin menguasai uang Rp 25 juta yang dibawa korban.

"Dari hasil pemeriksaan tersangka, tersangka mengakui telah meracuni korban. Pada saat mendengar korban membawa uang Rp 25 juta, di situ muncul rencana dari tersangka untuk menguasai uang tersebut dengan cara membunuh korban," kata Kasat Reskrim Polres Magelang AKP M Alfan di kesempatan yang sama.

Korban berniat menggandakan uang setelah tergiur iming-iming tersangka.

"Menurut keterangan saksi, korban pamit untuk menggandakan uang sebesar Rp 25 juta," ujar Alfan.

Sementara itu, tersangka IS mengaku uang tersebut niatnya akan dipakai untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

"Uang buat simpanan harian," kata IS saat dihadirkan dalam jumpa pers.

IS pun mengaku sebetulnya tidak bisa menggandakan uang.

"Nggak bisa (menggandakan uang)," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus ini terungkap setelah mayat dua korban ditemukan di pinggir jalan di Dusun Sukoyoso, Desa Sukomakmur, Kecamatan Kajoran, Rabu (10/11) pukul 20.30 WIB. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka, Kamis (11/11) malam.

"Kami selidiki mengarah kepada tersangka IS. Tersangka ini pekerjaan petani, dalam arti kami sebut dukun," kata Wakapolres Magelang Kompol Aron Sebastian, Jumat (19/11).

Lihat juga Video: Nani 'Takjil Sianida' Dituntut 18 Tahun Penjara

[Gambas:Video 20detik]



(rih/rih)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT