Overpass DI Panjaitan Solo Dibangun, Lalin di 5 Titik Ini Berpotensi Macet

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Kamis, 18 Nov 2021 16:35 WIB
Proyek overpas DI Panjaitan Solo, Kamis (18/11/2021).
Proyek overpass DI Panjaitan, Solo, Kamis (18/11/2021). (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo -

Jalan layang atau overpass Jalan DI Panjaitan, Banjarsari, Solo, mulai dibangun ulang hari ini sehingga harus ditutup selama enam bulan. Potensi kemacetan pun muncul di lima titik sekitar lokasi.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Ari Wibowo, mengatakan titik rawan macet tersebut adalah simpang Banjarsari di selatan proyek dan simpang Ngemplak di utara proyek. Kemudian tiga titik lainnya ialah simpang Balapan, simpang Gilingan dan simpang Ringin Semar.

"Tentu dua titik di utara (Ngemplak) dan selatan (Banjarsari) ini berpotensi. Kemudian tiga titik lainnya, Balapan, Gilingan dan Ringin Semar juga berpotensi macet karena masyarakat akan beralih ke situ," kata Ari saat dijumpai di kantornya, Kamis (18/11/2021).

Pantauan detikcom, Kamis siang, arus lalu lintas di lima titik tersebut masih lancar. Namun masih ada beberapa pengendara yang terlihat bingung dan mencari jalan tikus di lokasi. Padahal tidak ada jalan lain kecuali harus memutar ke jalan raya.

Ari menyebut telah melakukan filter hingga tiga titik agar pengendara tidak bisa masuk ke area proyek. Penutupan pertama berada di ujung persimpangan, kedua di gang-gang dan ketiga di dekat proyek.

"Hari pertama ini kita tutup pukul 09.00 WIB, sehingga pagi tadi tidak ada masalah. Nanti akan kita lihat sore dan besok pagi seperti apa," ujarnya.

Menurutnya akan ada puluhan petugas yang bergiliran berjaga di titik rawan macet. Selain itu, Dishub akan melakukan intervensi melalui pusat pengaturan lalu lintas CCRoom.

"Pagi ada 20 petugas, sore 20 petugas, ditambah tim mobile. Untuk di persimpangan yang ada lampu merah akan kita bantu intervensi lewat CCRoom. Sedangkan di Ringin Semar (tanpa lampu merah) akan kita siapkan petugas," kata dia.

Dia mengingatkan agar pengendara mulai hari ini menentukan rute baru yang tidak melintasi overpass DI Panjaitan. Selain itu, dia menyarankan agar pengendara tidak menggunakan mobil.

"Kami harap masyarakat memilih rute baru, lebih jauh akan lebih lancar. Kemudian manajemen waktu, pakai sepeda motor akan lebih efektif, dan kalau tidak penting tidak usah lewat kawasan itu," tutupnya.

Adapun proyek pembangunan ulang overpass DI Panjaitan ini sebetulnya sudah direncanakan sejak 2015, namun baru terlaksana saat ini. Overpass ini dibangun ulang supaya lebih optimal ketika dilewati Kereta Rel Listrik (KRL).

(sip/rih)