Titik Api Masih Muncul di Lokasi Kebakaran Kapal Pelabuhan Kota Tegal

Imam Suripto - detikNews
Kamis, 18 Nov 2021 14:48 WIB
Kondisi lokasi kebakaran kapal di Pelabuhan Kota Tegal, Kamis (18/11/2021) siang.
Kondisi lokasi kebakaran kapal di Pelabuhan Kota Tegal, Kamis (18/11/2021) siang. (Foto: Imam Suripto/detikcom)
Kota Tegal -

Kebakaran kapal di Pelabuhan Kota Tegal, Jawa Tengah, dilaporkan padam setelah lebih dari 12 jam api berkobar, Rabu (17/11) siang. Namun pantauan di lokasi Kamis (18/11) siang ini, masih terlihat titik api dan kepulan asap hitam di beberapa bangkai kapal.

Wakil Wali Kota Tegal M Jumadi saat meninjau lokasi kebakaran mengatakan titik api yang masih tersisa harus diwaspadai. Kondisi cuaca dengan tiupan angin yang lumayan kencang tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan kobaran api lagi.

"Pascakebakaran harus kita awasi terus karena sampai hari ini api masih menyala. Takutnya api kembali besar dan terbawa angin bisa merembet ke kapal-kapal lain yang ada," kata Jumadi di lokasi kebakaran, Kamis (18/11/2021).

Titik api di bangkai kapal itu lokasinya cukup sulit dijangkau. Akibatnya, api itu hanya dibiarkan menyala di badan badan kapal.

"Kondisinya seperti ini, api masih nyala tapi tidak bisa ngapa-ngapain. Tidak bisa menjangkau untuk memadamkan api yang masih nyala dari bangkai kapal. Kecuali menggunakan perahu kecil secara manual tetapi itu tidak efektif," jelas Jumadi.

Kondisi lokasi kebakaran kapal di Pelabuhan Kota Tegal, Kamis (18/11/2021) siang.Kondisi lokasi kebakaran kapal di Pelabuhan Kota Tegal, Kamis (18/11/2021) siang. Foto: Imam Suripto/detikcom

Keberadaan api di lokasi itu perlu diperhatikan dan diawasi. Jumadi menyarankan agar api segera dipadamkan sampai benar-benar mati.

"Api jangan disepelekan, harus selalu dipantau. Bagaimana cara agar api benar-benar padam. Jadi BPBD Kota Tegal harus turun ke bawah, kemudian mencari untuk memadamkan api masih nyala sampai hari ini," Jumadi menyarankan.

Terpisah, Ketua Paguyuban Nelayan Kota Tegal (PNKT) Said Aqiel menyampaikan, 13 kapal yang terbakar kemarin sudah tidak bisa diperbaiki kembali. Sedangkan kapal-kapal yang mengalami kerusakan ringan masih bisa diperbaiki.

"Bagi kapal yang hanya terkena kebakaran ringan atau masih bisa diperbaiki itu tidak termasuk dalam 13 kapal korban. Kapal yang rusak ringan tidak kami hitung," ujar Said saat dikonfirmasi di kantornya.

Said berharap pemerintah bisa memperbesar kolam untuk sandar kapal yang dilengkapi fasilitas seperti hidran dan akses jalan yang memadai. Karena selama ini pelabuhan Tegal sudah over kapasitas.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran kapal di Pelabuhan Kota Tegal, Jawa Tengah, disebut padam setelah lebih dari 12 jam api berkobar. Titik api sebelumnya dilaporkan muncul pada Rabu (17/11) pukul 01.30 WIB.

"Tadi pukul 14.00 WIB api sudah padam. Kita masih terus mewaspadai dan meyakinkan bahwasanya lokasi ini betul-betul aman. Kita koordinasi dengan mobil pemadam kebakaran untuk melakukan pendinginan di lokasi," ujar Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat di kawasan pelabuhan, Rabu (17/11).

(rih/mbr)