Belasan Kapal di Pelabuhan Terbakar, Ini Evaluasi Pemkot Tegal

Imam Suripto - detikNews
Rabu, 17 Nov 2021 13:27 WIB
Tegal - Belasan kapal di Pelabuhan Kota Tegal, Jawa Tengah, kebakaran dini hari tadi. Pemkot Tegal pun mencatat sejumlah evaluasi terkait kebakaran ini.

"Kejadian ini sangat memprihatinkan, karena ada belasan kapal yang terbakar dan sulit dipadamkan. Perlu segera ada perbaikan menyeluruh di kawasan itu," ujar Wakil Wali Kota Tegal, M Jumadi kepada wartawan, Rabu (17/11/2021).

Jumadi menyebut perbaikan infrastruktur yang dimaksud yakni sarana jalan yang menuju ke pelabuhan. Kondisi jalan masuk, kata M Jumadi, belum memadai dan sempit sehingga petugas pemadam sulit menjangkau ke lokasi.

"Salah satu yang perlu diperhatikan adalah akses jalan. Jalan masuk memang sempit dan perlu diperbaiki," katanya.

Jumadi juga menyoroti tidak adanya hydran air di sekitar lokasi pelabuhan. Padahal menurutnya fasilitas ini dirasa krusial bila terjadi musibah kebakaran seperti ini.

"Pelabuhan juga perlu tersedia hydran air. Ini sangat perlu, bila terjadi musibah seperti ini armada damkar tidak perlu bolak balik mengambil air," terangnya.

Dia pun mengusulkan adanya pengaturan antara kapal masuk dan keluar. Menurutnya hal ini akan memudahkan pengaturan di pelabuhan.

"Perlu ada peraturan first in first out. Jadi jangan terkesan serobot serobotan kalau masuk maupun keluar," imbuhnya.

Berkaca dari kasus ini, Jumadi menyarankan para pemilik kapal agar mengasuransikan kapal. Sehingga kerugian akibat kebakaran ini tidak sepenuhnya menjadi beban pemilik kapal.

"Semua kapal itu ternyata tidak ada asuransinya. Ini artinya kerugian akibat kebakaran ditanggung oleh pemilik. Harus ditindaklanjuti masalah ini dan akan kami sampaikan ke Kementerian Kelautan agar kapal kapal diasuransikan," tutur dia.

Untuk diketahui, peristiwa kebakaran ini terjadi kompleks Pelabuhan Kota Tegal dini hari tadi. Hingga pukul 09.30 WIB api tampak masih berkobar.

Kapolres Tegal AKBP Rahmad Hidayat menyebut kapal yang terbakar sebagian besar sedang dalam antrean perbaikan. Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.

"Kesulitan kita dalam pemadaman karena akses menuju lokasi dengan kondisi jalan yang sempit. Ada beberapa titik yang kita lakukan penetrasi untuk masuk ke lokasi, mulai dari pintu masuk Obyek Wisata Pantai Alam Indah dan Jalan Bali," kata Rahmad hari ini. (ams/mbr)