ADVERTISEMENT

Round-Up

5 Fakta dari Perampokan Gudang Rokok Tewaskan Penjaga di Solo

Ari Purnomo - detikNews
Rabu, 17 Nov 2021 07:54 WIB
Sebuah gudang rokok di Solo, Jawa Tengah, menjadi sasaran perampokan. Seorang satpam bernama Suripto (35) ditemukan tewas serta duit ratusan juta rupiah hilang.
Lokasi gudang rokok yang dirampok di Solo. (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Solo -

Perampokan terjadi di gudang rokok yang berada di Solo, Jawa Tengah. Seorang satpam bernama Suripto (35) ditemukan tewas serta duit ratusan juta rupiah hilang.

Berikut ini fakta-fakta dari kejadian tersebut:

Korban tewas mengalami luka

"Hasil pengecekan INAFIS ditemukan ada beberapa titik tanda kekerasan, korban meninggal kira-kira 8 jam lalu. Korban luka memar di muka dan kepala belakang," ungkap Kapolsek Serengan Kompol Suwanto kepada wartawan di lokasi kejadian, Jalan Brigjen Sudiarto, Solo, Senin (15/11).

Korban adalah penjaga malam gudang

Korban diketahui sebagai penjaga malam di gudang tersebut. Korban diketahui sudah dalam kondisi tergeletak di lantai.

"Dia satpam yang berjaga malam," lanjutnya.

Bawa kabur brankas

Selain korban meninggal, pelaku perampokan juga membawa kabur brankas yang berisi sejumlah uang ratusan juta. Namun polisi hingga saat ini belum menemukan tanda-tanda perusakan di lokasi kejadian.

"Satu brankas berisi dimungkinkan Rp 270 juta, sementara belum ditentukan tanda-tanda perusakan," tuturnya.

Korban sempat kirim foto selfie laporan

Suripto (35) sempat berswafoto untuk mengirimkan laporan kerja jaga malam.

"Pada Senin (15/11) sekira pukul 01.30 WIB korban laporan dengan foto selfie ke salah satu saksi dan setelah satu jam kemudian korban tidak ada laporan," ujar Kompol Suwanto.

9 Orang diperiksa

Polisi memeriksa sembilan saksi terkait kasus perampokan di gudang rokok di Solo yang menewaskan seorang satpam. Para saksi yang diperiksa di antaranya karyawan gudang hingga warga sekitar lokasi kejadian.

"Sampai saat ini total saksi yang telah diperiksa berjumlah 9 orang terdiri dari pihak pengelola gudang, maupun masyarakat di wilayah sekitar tempat kejadian perkara (TKP)," tutur Kasat Reskrim Polresta Solo AKP Djohan Andika, Selasa (16/11/2021).

Tonton juga Video: Gudang Rokok Ilegal di Babel Digerebek Polisi

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/mbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT