Wayang Kulit Sempat Disebut dari Malaysia, Begini Sejarahnya di Jawa

Ari Purnomo - detikNews
Selasa, 16 Nov 2021 16:42 WIB
Di balik keindahan karya seni wayang kulit yang merupakan peninggalan leluhur, ada perjuangan pilu para penatah.
Wayang kulit. Ilustrasi. (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Solo -

Adidas Singapura akhirnya meminta maaf setelah akun Instagram miliknya sempat menyebut wayang kulit berasal dari Malaysia. Menengok jauh ke belakang, sejarah wayang kulit di Pulau Jawa berawal dari nilai spiritual di masa lalu.

"Wayang bermula dari kegiatan animisme dan dinamisme untuk penyembahan arwah leluhur. Wayang berasal dari kata Wa Hyang, artinya menuju leluhur atau nenek moyang," ujar Dekan Fakultas Pertunjukan Seni ISI Solo, Sugeng Nugroho, saat berbincang dengan detikcom, Selasa (16/11/2021).

Kegiatan itu (penyembahan), lanjut Sugeng, sebenarnya masih ada sampai sekarang hanya saja bentuknya berbeda, seperti ruwat bumi. Pria yang juga sebagai dalang itu mengatakan, bukti wayang dari Jawa terbukti ada mulai abad ke-VII.

"Bukti itu seperti yang ada di beberapa prasasti. Bahkan di prasasti Wukajana berangka tahun 907 Masehi disebutkan bahwa bukti bahwa wayang waktu itu digunakan untuk pemujaan arwah leluhur," tuturnya.

Bukti itu diperkuat dengan kitab Wertasancaya tulisan Empu Tan Akung masa raja Kediri. Dalam kitab tersebut banyak menceritakan tentang perabot pertunjukan wayang, seperti kelir dan gamelan iringan wayang.

"Wayang kulit sudah ada ada Serat Wiwaha Empu Kanwa, pada 1019-1042 disebutkan wayang pada saat itu dibuat dari kulit ditata sedemikian rupa digerakkan dalang bisa membuat haru penonton, bisa menangis dan sebagainya. Berarti wayang sudah ada sebelumnya," urainya.

Dengan berbagai temuan tersebut, kata Sugeng, maka bisa dipastikan bahwa wayang berasal dari Jawa. Hanya saja, kapan tepatnya wayang tersebut digunakan, belum ada bukti yang pasti.

Beberapa peneliti juga menyebut wayang berasal dari Indonesia. Seperti dikemukakan oleh J.L.A. Brandes, G.A.J. Hazeu, J.Kats, Rentse, dan Kruyt.

"G.A.J. Hazeu dalam disertasinya yang berjudul Bijdrage Tot de Kennis van het Javaansche Toneel (yang dipertahankan di Universitas Leiden, 30 Januari 1897), Hazeu berpendapat bahwa wayang merupakan seni pertunjukan yang berasal dari Jawa," ungkapnya.

Apalagi nama-nama peralatan dalam pertunjukan wayang kulit berasal dari bahasa Jawa.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya...