Peringatan Gibran ke Kepala SD Pelanggar Prokes: Nggak Bisa Mengarahkan!

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Selasa, 09 Nov 2021 18:35 WIB
Penampakan mobil dinas Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di SDN Nusukan Barat, Banjarsari, Selasa (9/11/2021).
Penampakan mobil dinas Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di SDN Nusukan Barat, Banjarsari, Selasa (9/11/2021). Foto: Ari Purnomo/detikcom
Solo -

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka kembali memarkir mobil dinasnya di sekolah yang ketahuan melanggar protokol kesehatan (prokes). Aksi tersebut adalah teguran terakhir bagi kepala sekolah dan guru di SDN Nusukan Barat, Banjarsari, Solo, itu.

Gibran mengatakan siap memberikan sanksi kepada oknum pelanggar prokes. Dia juga memberi peringatan khusus kepada kepala sekolah jika kembali terjadi pelanggaran.

"Ini teguran terakhir. Ya ada (sanksi), biar dieksekusi Kadisdik. (Kalau terjadi pelanggaran lagi) berarti kan kepala sekolahnya nggak bisa mengarahkan," kata Gibran di Balai Kota Solo, Selasa (9/11/2021).

Gibran menegaskan bahwa dia melihat sendiri adanya pelanggaran di SDN Nusukan Barat tersebut. Bahkan mulai dari saat membuka gerbang hingga berada di kelas, ada guru yang tidak mengenakan masker.

"Saya ke sana kok. jelas-jelas yang bukain pintu gerbang nggak pakai masker, ke ruang guru nggak pakai masker, ke kelas nggak pakai masker, sudah cukup jelas," ujarnya.

Dia pun kecewa karena guru seharusnya menjadi contoh bagi muridnya. Dia tidak ingin siswa melakukan pelanggaran karena mengikuti tindakan guru.

"Guru itu jadi contoh yang baik, pakai masker kan simpel, murid-muridnya pasti nurut, meniru pakai masker," ujarnya.

Terkait aksi parkir mobil, Gibran mengaku belum mengetahui akan kapan akan mengambil mobil tersebut. Dia ingin memastikan pelanggaran tak terjadi lagi di sekolah tersebut.

"(Sampai kapan) seperlunya. Nanti Pak Murih (sopir) ambil mobil yang satunya juga bisa," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala SDN Nusukan Barat Sri Suramtini mengaku tidak mengetahui peristiwa Gibran mendatangi sekolahnya. Dia pun mengungkap hasil swab para warga di sekolahnya.

"Saya tadi pas rapat, hasilnya negatif semua," ujar Sri singkat sembari meninggalkan wartawan yang menunggu di depan sekolah.

(rih/mbr)