Sederet Aksi Gibran Parkir Mobil Dinas 'Pelototi' Pelanggaran di Solo

Ari Purnomo - detikNews
Selasa, 09 Nov 2021 13:59 WIB
Solo -

Ada cara unik yang dilakukan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka untuk melakukan pengawasan saat menemukan ada pelanggaran. Caranya yakni dengan memarkirkan mobil dinas (mobdin) Toyota berpelat nomor AD 1 A di lokasi-lokasi ditemukannya pelanggaran.

Aksi ini seakan sudah menjadi ciri khas putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu semenjak menjabat sebagai orang nomor satu di Kota Solo. Berikut ini deretan aksi Gibran saat meninggalkan mobil dinasnya.


Pelanggaran PTM di SDN Nusukan Barat

Aksi yang terbaru Gibran dengan meninggalkan mobdinnya yakni ketika mendapati adanya pelanggaran pembelajaran tatap muka (PTM) di SDN Nusukan Barat, Banjarsari. Pelanggaran tersebut adalah adanya guru yang tidak mengenakan masker ketika mengajar.

Gibran saat itu menyampaikan bahwa dirinya melihat langsung adanya pelanggaran ketika melewati SD tersebut. Gibran langsung menginstruksikan agar seluruh siswa dan guru di-swab untuk memastikan kondisinya.

"Kebetulan tadi saya lewat sana, lah gurunya pada tidak pakai masker muridnya juga, biarkan tadi di-swab dulu, semoga hasilnya negatif," ujar Gibran kepada wartawan, Selasa (9/11).

Menurutnya, selama PTM yang terpenting adalah guru tetap mematuhi prokes dengan salah satunya yakni mengenakan masker.

"Yang penting itu gurunya, kalau guru pakai masker muridnya juga pakai. Tapi kalau gurunya tidak pakai, ya muridnya juga tidak pakai," tuturnya.


Pungli di Kelurahan Gajahan

Adanya dugaan praktik pungli di Kelurahan Gajahan menjadi awal 'tradisi' Gibran memarkirkan mobil dinasnya. Dan di halaman kantor Kelurahan Gajahan, mobil berwarna putih itu diparkirkan selama beberapa hari pada April 2021.

Saat itu, terjadi dugaan pelanggaran pungutan liar yang menyeret nama Lurah Gajahan. Kejadian bermula ketika lurah menandatangani surat yang digunakan petugas linmas meminta dana menjelang hari raya Idul Fitri.

Malam itu Gibran segera memeriksa pihak-pihak yang bersangkutan. Selama beberapa hari, mobil dinas Gibran diparkir di kantor Kelurahan Gajahan. Kejadian itu berujung pada pencopotan jabatan Lurah Gajahan.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya...