Bukti Cuan Mengalir dari Mana Saja, Tiru Kegigihan Para Warga Binaan Ini

Jalu Rahman Dewantara - detikNews
Sabtu, 06 Nov 2021 11:17 WIB
Warga binaan Rutan Wates membuat wig
Warga binaan Rutan Wates membuat wig (Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom)
Kulon Progo -

Hidup di dalam hotel prodeo tak membatasi produktivitas warga binaan di Rumah Tahanan Kelas II B Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Para napi masih bisa menghasilkan cuan dengan pelbagai cara, salah satunya membuat rambut palsu atau wig.

Pembuatan wig ini merupakan kerjasama antara Rutan Wates dengan sebuah perusahaan produsen wig yang berlokasi di Wates, Kulon Progo. Sekitar 25 warga binaan dilibatkan dalam proses pembuatan wig di dalam kompleks rutan tersebut. Sebelumnya warga binaan telah mendapat pelatihan pembuatan wig oleh utusan pabrik selama kurang lebih satu bulan.

"Kegiatan pembuatan wig ini sudah berjalan sekitar 8 hingga 9 bulan lalu. Ini lumayan hasil premi yang mereka (warga binaan) dapatkan," kata Kepala Rutan Kelas II B Wates, Deny Fajariyanto saat ditemui detikcom di Kulon Progo, Sabtu (6/11/2021).

Aktivitas warga binaan ini dihargai dengan upah yang dihitung berdasarkan jumlah wig yang dihasilkan. Deny menerangkan setiap satu wig jadi, warga binaan dapat memperoleh cuan atau premi sekitar Rp 8 ribu untuk wig jenis colbi, Rp 15 ribu jenis elody dan tertinggi Rp 18 ribu jenis dorci.

Uang yang didapat itu bisa dicairkan saat warga binaan keluar dari penjara atau diserahkan kepada keluarga ketika menjenguk mereka di rutan.

"Ini semuanya (hasil pembuatan wig) kalau kita persentasekan, hampir 90 persen kita berikan kepada warga binaan. Nanti kita serahkan kepada warga binaan dalam bentuk Brizzi (uang elektronik), karena mereka dilarang membawa uang nominal. Dari situlah nanti kalau mereka sudah pulang atau mereka tiap bulan ada keluarga yang ke sini nanti bisa kita serahkan kepada keluarga secara tegak lurus, bisa anak bisa istri," jelas Deny.

Warga binaan Rutan Wates membuat wigWarga binaan Rutan Wates membuat wig (Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom)

Selain memperoleh cuan, warga binaan yang terlibat dalam kegiatan ini juga berkesempatan kerja di pabrik wig yang telah bekerjasama dengan Rutan Wates, Kulon Progo. Deny mencatat sudah ada sekitar 6 warga binaan yang langsung diterima kerja di pabrik wig tanpa syarat apapun.

Dari hasil pembuatan wig ini, warga binaan yang punya ketrampilan memadai, setelah keluar dari Rutan Wates, akan ditampung perushaan tersebut.

"Informasi dari anggota kami kurang lebih ada lima sampai enam orang (eks napi Rutan Wates kerja di pabrik wig)," sambungnya.


Selengkapnya di halaman berikutnya...

Tonton juga liputan Viral tentang kursi ajaib yang bisa mengembalikan keperawanan berikut ini:

[Gambas:Video 20detik]