Siapa Target Racun Maut Kakak Ipar yang Tewaskan Hani di Klaten?

Achmad Syauqi - detikNews
Selasa, 02 Nov 2021 14:03 WIB
Rumah Hani Dwi Susanti yang tewas diracun kakak ipar suami di Desa Taji Kecamatan Juwiring, Klaten, Selasa (2/11/2021).
Rumah Hani Dwi Susanti yang tewas diracun kakak ipar suami di Desa Taji Kecamatan Juwiring, Klaten, Selasa (2/11/2021). (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Racun maut yang menewaskan Hani Dwi Susanti (30) warga Klaten, Jawa Tengah terus didalami polisi. Polisi kini tengah mengusut target racun maut yang dilakukan oleh kakak ipar korban, Sarbini (50).

"Ini (sasaran sekeluarga) masih kita dalami. Racun dalam satu keluarga bisa diminum siapa saja dalam satu rumah," ungkap Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polres Klaten Iptu Eko Pujianto kepada wartawan di Mapolres Klaten, Selasa (2/11/2021).

Eko mengatakan sejauh ini penyidik sudah mengamankan barang bukti berupa botol berisi air dari lokasi kejadian. Polisi menyita empat botol dari kulkas.

"Sementara yang kita amankan empat botol. Ada botol warna biru, warna pink, botol air mineral dan satu ukuran 600 ml yang diduga diminum korban," papar Eko.

Eko menyebut keempat botol itu disita dari dalam kulkas rumah korban. Pihaknya belum bisa mengungkap hasil autopsi sementara dari jasad korban Hani yang tewas diracun kakak iparnya.

"Hasil autopsi belum bisa kita jelaskan, termasuk kandungan racun masih kita pastikan di labfor. Tim sedang ke labfor hari ini," sambung Eko.

Eko menerangkan tersangka sudah mengakui perbuatannya. Hanya saja untuk motif racun maut itu hingga kini masih didalami polisi.

"Terduga pelaku sudah mengakui, tetapi sebatas pengakuan. Sementara itu tapi kita belum ketahui motifnya," kata Eko.

Diwawancara terpisah, suami korban, Sigit Nugroho, mengaku sempat meminum air yang diduga beracun tersebut. Kala itu dia langsung muntah.

"Iya (diberi juga). Saya sempat minum tapi sebelum tertelan sudah muntah, baunya menyengat dan warnanya keruh kekuningan," kata Sigit pada detikcom.

Sebelumnya diberitakan, Hani Dwi Susanti (30) warga Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Klaten, Jawa Tengah, tewas setelah minum air yang dicampuri racun. Pelaku yang mencampurkan racun adalah kakak iparnya sendiri.

"Kejadiannya kemarin Senin (1/11) siang. Saya sekitar pukul 11.30 WIB benahi rumah dan istri saya minum air dari kulkas," ungkap suami korban, Sigit Nugroho (39) kepada detikcom, Selasa (2/11).

Tonton juga Video: Ayah Racun Dua Anaknya di Purwakarta, Pelaku Coba Bunuh Diri

[Gambas:Video 20detik]



(ams/sip)