Kasus Mahasiswa UNS Tewas Saat Diksar Menwa Naik ke Penyidikan

Ari Purnomo - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 17:16 WIB
Kasatreskrim Polresta Solo AKP Djohan Andika, Rabu (27/10/2021).
Kasat Reskrim Polresta Solo AKP Djohan Andika, Rabu (27/10/2021). (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Solo -

Polresta Solo menaikkan status kasus meninggalnya mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Gilang Endi Saputra (21) saat Diksar Menwa dari penyelidikan menjadi penyidikan. Sudah ada tersangka?

"Ini sudah kita naikkan ke penyidikan, segera kita kirimkan ke SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan ke Kejari) meski tanpa tersangka," ujar Kasat Reskrim Polresta Solo AKP Djohan Andika kepada wartawan, Rabu (27/10/2021).

Djohan mengatakan polisi juga akan melakukan pendalaman terhadap keterangan yang disampaikan oleh para saksi dalam pemeriksaan. Saksi-saksi yang diperiksa di antaranya panitia dan peserta Diksar Menwa UNS.

"Baik saksi dari panitia maupun peserta (Diksar) dan juga pihak-pihak lain. Bisa juga keterangan ahli," tuturnya.

Saat ini pihaknya masih menunggu hasil autopsi yang sudah dilakukan pada Minggu (24/10). Setelah hasil autopsi keluar, maka polisi akan melakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka dalam kasus tersebut.

"Baru nanti setelah hasil autopsi keluar, baru kita akan melakukan gelar perkara kembali untuk menentukan siapakah calon tersangkanya. Untuk saat ini, kita masih menunggu hasil autopsi," urai Djohan.

Djohan memaparkan, hasil autopsi yang akan mengungkap dengan gamblang mengenai penyebab meninggalnya mahasiswa semester 3 jurusan D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (KKK) itu.

"Penyebab kematian kan hanya bisa dijelaskan dengan autopsi dan diperkuat dengan keterangan ahli forensik. Itu nanti yang bisa menjawab penyebabnya itu seperti apa," ungkapnya.

Simak video 'Mahasiswa UNS Meninggal saat Diksar Menwa, Polisi Temukan Sejumlah Luka!':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/rih)