Ada Klaster PTM di Solo, Gibran Longgarkan Mal dan Wisata untuk Anak

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Selasa, 19 Okt 2021 19:35 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Solo -

Usai muncul klaster COVID-19 di sejumlah sekolah, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menerbitkan Surat Edaran (SE) PPKM level 2 yang terbaru. Kini anak-anak diperbolehkan masuk ke mal dan objek wisata tanpa batasan umur.

Dalam aturan sebelumnya, hanya anak usia 5-12 tahun yang boleh masuk ke dalam mal. Sementara objek wisata hanya diperbolehkan untuk usia 12 tahun ke atas.

Dalam SE No 067/3529 yang ditandatangani 19 Oktober 2021, tertulis anak di bawah 12 tahun boleh memasuki mal dan objek wisata. Namun orang tua wajib mengawasi anak-anaknya.

Ketua Pelaksana Harian Satgas COVID-19 Solo, Ahyani, menjelaskan bahwa SE dibuat berdasarkan Inmendagri. Menurutnya, pemkot masih terus memonitor kondisi lapangan dan siap mengevaluasi aturan tersebut.

"Semua orang boleh masuk (mal dan objek wisata). Anak-anak harus didampingi orang tua. Sementara berdasarkan Inmendagri kemarin masih boleh. Kalau ke depan kasusnya nggak berhenti, merebak dan sebagainya akan jadi catatan kita," kata Ahyani saat dihubungi wartawan, Selasa (19/10/2021).

Adapun pelonggaran itu diatur dalam poin Pelaksanaan nomor 5j yang isinya sebagai berikut:

Kegiatan pada pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan dengan ketentuan :

1) Diizinkan beroperasi dengan kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen) dari pukul 10.00 WIB - 21.00 WIB dan menerapkan protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Perdagangan;
2) Pengunjung usia dibawah 12 (dua belas) tahun diperbolehkan masuk dengan syarat didampingi orang tua/wali;
3) Tempat bermain anak-anak, dan tempat hiburan dalam pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan dibuka dengan syarat orang tua/wali harus mencatatkan alamat dan nomor telepon untuk kebutuhan tracing;
4) Wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai pusat perbelanjaan/ mall/ pusat perdagangan terkait;

Kemudian terkait aturan objek wisata diatur pada nomor 5n, yakni sebagai berikut:

Fasilitas umum (area publik, taman umum, tempat wisata umum, museum, tempat hiburan dan area publik lainnya) diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 25% (dua puluh lima persen) dengan menerapkan
1) mengikuti protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Kesehatan dan/atau kementerian/lembaga terkait;
2) wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai; dan
3) Pengunjung usia dibawah 12 (dua belas) tahun diperbolehkan masuk ke tempat wisata yang sudah menggunakan aplikasi Peduli Lindungi dengan syarat didampingi orang tua/wali.

(ams/rih)