Kebakaran Pabrik Triplek Bantul, 6 Damkar dan Water Cannon Diterjunkan

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 05 Okt 2021 15:19 WIB
Kebakaran pabrik triplek di Bantul, Selasa (5/10/2021).
Kebakaran pabrik triplek di Bantul, Selasa (5/10/2021). (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Bantul -

Kebakaran terjadi di pabrik triplek Pedukuhan Bungsing, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Penyebab kebakaran yang menyebabkan seorang pegawai terluka itu diduga akibat pembakaran sampah.

Pantauan detikcom siang ini, petugas pemadam masih berupaya memadamkan api berskala kecil di dalam pabrik. Dalam pemadaman ini tampak enam mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil water cannon Sat Sabhara Polres Bantul dikerahkan.

Petugas keamanan pabrik triplek Didik Untoro mengatakan kejadian bermula saat adanya pembakaran sampah di sekitaran pabrik tersebut jam 12.30 WIB siang tadi. Karena angin saat itu kencang, tiba-tiba api merembet ke tumpukan triplek.

"Kejadiannya jam 12.30. Jadi awalnya kan di sana (pojokan depan pabrik) ada pembakaran sampah triplek terus anginnya saat itu agak besar dan karena kena angin itu terus nyamber ke sebelahnya," kata Didik saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (5/10/2021).

Mendapati hal tersebut, pihaknya berupaya memadamkan api yang merembet ke tumpukan triplek. Namun, karena air PDAM tidak mengalir membuat pihaknya gagal memadamkan api.

"Tiba-tiba api yang nyamber itu langsung membesar. Nah, kita mau memadamkan tapi PAM (air PDAM) tidak nyala tadi, karena itu tidak bisa memadamkan dan api semakin membesar jam 12.45," ujarnya.

Hal tersebut membuat Didik segera melaporkan kepada petugas kebakaran yang langsung datang untuk menjinakkan si jago merah.

Didik mengungkap tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, dia menyebut salah satu karyawan pabrik mengalami luka bakar saat mengoperasikan forklift.

"Untuk korban jiwa tidak ada, kalau luka ringan ada teman saya yang mengoperasikan forklift, tadi saat mau menaruh bahan kena luka bakar tangan kanannya. Jadi tadi itu api semakin besar dan teman saya berhasil lari," ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Pajangan AKP Titik Esti Handayani mengaku belum mendapatkan laporan terkait kerugian pabrik triplek tersebut, begitu pula dengan penyebab kebakaran. Pasalnya pihaknya hanya melakukan pengamanan lokasi saja.

"Kita di sini sifatnya hanya pengamanan saja dan mencegah masyarakat berkerumun. Untuk penyebab pastinya nanti menunggu hasil identifikasi dari Inafis Polres Bantul," kata Titik di tempat yang sama.

(sip/rih)